Home / Indonesia Raja 2016 / Indonesia Raja 2016: BALI

Indonesia Raja 2016: BALI

Programmer Release
Tria Nin (Tria)
Programmer | Minikino

KONTEMPLASI

Menonton film seperti menempatkan kita di depan cermin, mendengar percakapan tunggal, membaca realitas sosial, melihat peristiwa politik sampai mengamati hal-hal kecil di sekitar yang merangsang imajinasi penonton.

Sebuah film selain menjadi gambaran realita masyarakat sesungguhnya bisa jadi merupakan refleksi jiwa filmmaker. Ramuan film-film Indonesia Raja dari filmmaker Bali ini membawa penontonnya ke alam pikir tempat berkontemplasi secara bebas, menuju ruang-ruang sunyi yang steril. Seperti tergambarkan dalam visualisasi kolase “Silent”, kecemasan yang tergambar dalam “ Balas Dendam”, aroma-aroma busuk korupsi, hingga emosi-emosi yang tidak teratur dari tindakan menunda si “ Biru”.

Walau mungkin cuma sebatas kontemplasi melaui film, paling tidak penonton dapat memandang sesuatu dari sudut pandang yang selama ini terlewatkan. Seperti jeda, layaknya spasi pada deret kalimat. Tanpa spasi tentu kalimat menjadi sulit dicerna. Tanpa Jeda hidup berjalan tergesa tanpa sempat menoleh. Film-film Indonesia Raja 2016 – Bali ini bisa menjadi semacam jeda.

Point/Topik Diskusi

  1. Tanggapan penonton tentang 7 film yang dilihat.
  2. Apakah Anda belajar sesuatu dari film ini? Apa pesan dari film ini? Apakah Anda setuju atau tidak setuju dengan itu?
  3. Apakah film-film ini mengingatkan Anda tentang sesuatu yang telah terjadi dalam hidup Anda sendiri atau Anda telah melihat ini dari pengalaman atau peristiwa yang terjadi di hidup orang lain?

Rating Usia: 13+
Durasi Total: 56:31

13+

Screening:

  • Minikino Film Week 2016 | Sab/Sat 8, 20:30, DESA TULAMBEN – Bali
  • Minikino Film Week 2016 | Sab/Sat 8, 19:00, WANTILAN DESA SUKAWATI – Bali
  • Minikino Film Week 2016 | Mingg/Sun 9, 20:30, DESA JEMELUK – Bali
  • Minikino Film Week 2016 | Kam/Thu 13, 18:30, OMAH APIK – Bali
  • INFIS Surabaya | Jumat 19 Agustus 2016 – 18.30 – 19.30 WIB | JITC Surabaya, Jl Ngagel Timur 46-47

Synopsis:

film-pendek-indonesia-raja-2016-bali

SILENT

Wicitra Pradnyaratih 2015 | 2:25 Visualisasi dari opini masyarakat yang berbeda menanggapi proyek Reklamasi Teluk Benoa.

Statement sutradara : Animasi ini bisu, tanpa nada atau suara, hanya visualisasi kolase yang terbentuk dari sekian banyak gambar yang berbeda, sama seperti opini masyarakat yang berbeda dalam menanggapi proyek tersebut. Animasi ini bukanlah bentuk dari aksi penolakan ataupun mendukung proyek tersebut. Animasi ini adalah sebuah ekspresi dari kumpulan opini masyarakat mengenai kultur setempat dan keadaan ekonomi yang terus berkembang.

Profile Sutradara : Berusia 24 tahun. Lulus sarjana Multimedia Design. Saat ini sering bekerja sama dalam produksi video animasi eksperimen bersama teman-teman seniman dan musisi. Selain itu saya juga bekerja sebagai graphic designer.

film-pendek-indonesia-raja-2016-bali

SINAMPURA (Apologize)

I Putu Oka Sudarsana Trax Video | 2015 | 11:30 Dalam pelaksanaan upacara wrspatikalpa yang dilaksanakan sekitar 40 tahun sekali di Pura Nataran, Br. Belang Desa Sembung, Mengwi, Badung. Terdapat hal yang kurang berkenan yang dilakukan warga. Hal itu membuat kekuatan alam yang dipuja disana turun dan memberitahukan kesalahan yang telah dilakukan warga.

Statement Sutradara: Orang Bali sangat dekat dengan Tuhannya, permasalahan dengan semesta bisa dinegosiasikan.

Profile Sutradara: I Putu Oka Sudarsana, lahir 3 April 1988. Putra dari I Nyoman Godig Sugiasa dan Ni Made Murtini. Sejak kecil sudah menyukai seni pertunjukan dan multimedia. Sering membuat drama komedi kecil untuk ulang tahun sekolah di SMPN 10 Denpasar (2000-2003). Menjadi anggota Teater Angin di SMAN 1 Denpasar (2003-2006). Dengan bekal diploma jurusan Komputer Animasi dari New Media ICC (2007-2008), memulai karir bergabung dengan TV lokal Bali yaitu Dewata Tv (2008-2010), kemudian BMCTV /Lintas Bali MNCTV (2010-2012), Baliradio (2013-2014). Bersama sahabatnya I Gusti Agus Wiranata, membangaun TRAXVIDEO (PH, 2009) yang mengerjakan project-project video dan film. Mendirikan musiklik.com (2016). Beberapa film pendek yang telah di produksi: Hanya Air (2015), Besok Saya Tidak Masuk Sekolah! (2014)

film-pendek-indonesia-raja-2016-bali

RANTAU DI BALI

Agung Yudha 2015 | 4:29

Di mata pendatang, Bali mengalami sebuah perubahan besar yang tidak disadari oleh orang Bali sendiri. Perubahan yang kadang dikeluhkan oleh masyarakat tapi beberapa dari kita menutup mata terhadap hal tersebut. Sebuah refleksi bagaimana Pulau Bali di mata perantauan.

Statement Sutradara: Film Dokumenter pendek #rantaudibali merupakan sebuah pandangan bagaimana saya mengkritik pembangunan dan berbagai masalah sosial yang ada di Bali. Sebagai sebuah hantaman bagi masyarakat Bali sendiri untuk sebaiknya menjaga Bali karena para perantauan yang datang ke Bali pun melihat Bali sebagai tempat yang harus dijaga.

Profile Sutradara: Anak Agung Ngurah Bagus Kesuma Yudha. Akrab disapa Agung Yudha. Berdomisili di Bali. Seorang sutradara, musisi dan pengajar. Sejak 2005 berkiprah di dunia audio visual sampai sekarang. Dread Team, Manikamerta dan Studi_yo Films adalah wadahnya memproduksi. Dokumenter dan fiksi menjadi ranahnya berkreasi. Tema horor menjadi dominasi temanya tahun ini.

film-pendek-indonesia-raja-2016-bali

PENGEN HP ( Desiring a smartphone)

I Made Suarbawa Parum Media | 2015 | 14:00

SEKAR (16 tahun) ingin sekali memiliki HP baru yang lebih canggih dan up-to-date, agar bisa tetap gaul. Namun Ibunya yang bekerja sebagai tukang setrika dan menerima pesanan Canang (Sesajen), tidak sanggup memenuhi keinginan SEKAR. Diantara konflik SEKAR dan IBU, hadirlah AYU salah satu teman Sekolah SEKAR yang berbaik hati memberikan HP yang bisa dicicil kapanpun bila SEKAR ada uang. Dalam usaha melunasi HP baru tersebut, Sekar mengupayakan berbagai cara termasuk menempuh jalan pintas yang ditawarkan AYU.

Statement Sutradara: Saya percaya film merupakan bentuk seni dan media ekspresi yang akan berbicara dengan caranya sendiri setelah dirilis penciptanya dan menjadi media untuk belajar dan diskusi. PENGEN HP adalah ungkapan kecemasan saat fenomena kejahatan seks di bawah umur terjadi disekitar kita dan muncul dorongan untuk mengatakan sesuatu. Dan film yang sangat mungkin menjadi cara untuk membuka peluang diskusi dan introspeksi.

Penghargaan:

  • Pemenang Biaya Produksi dari Pitching Forum Acffest 2015 (Bali)

Profile Sutradara: I Made Suarbawa mempelajari video dan film dari berbagai pelatihan, ia juga banyak belajar dari proses produksi Program TV, Video Musik dan PSA di Bali. Pada 2015 berkesemapatan menulis dan menyutradarai dua film pendek dan satu web series.

film-pendek-indonesia-raja-2016-bali

NEGERI PENJARA(H)

I Gusti Agus Wiranata Trax Video | 2015 | 02:30 Korupsi yang digambarkan secara semiotika. Seorang yang memakai dua pakaian penyimbolan dualisme kepentingan. Orang ini bertugas menyiram tanaman. Tapi…

Statemen Sutradara: Konflik kepentingan, akar korupsi.

Profile Sutradara: I Gusti Ngurah Wiranata menyukai audio visual, merasa nyaman bertutur dengan media ini. Sisanya ia adalah seorang pemuda yang biasa saja. Cuma bedanya dengan pemuda lain, lelaki ini memiliki mimpi yang tak biasa, dan sedang mewujudkan.

film-pendek-indonesia-raja-2016-bali

BALAS DENDAM

Putu Kusuma Widjaja 2016 | 13:00

Desmond ingin membalas dendam atas kejadian yang dilihatnya. Mungkinkah suatu hari dia akan melakukannya? Mungkinkah teman se desanya, Albert yang ingin jadi polisi menolongnya?

Statemen Sutradara: Saporkren adalah desa di Raja Ampat dan di desa ini hanya ada dua orang yang bekerja sebagai pegawai pemeritah, sisanya, nelayan dan petani. Anak-anak berusaha meraih cita citanya yang tertinggi dan salah satu yang ditemui, cita citanya tergantung bersama dendamnya.

film-pendek-indonesia-raja-2016-bali

BIRU (BLUE)

Maria Rosiana Sedjahtera Besok Syuting Production | 2015 | 9:34 Biru harus mengerjakan PR untuk besok pagi, tapi ia terus menemukan cara untuk menunda.

Penghargaan:

  • 2016 Official Selection 27th MICE – Mostra Internacional Cinema Educatiu, February 2016 (World Premiere)
  • Screening in Mostra, Valencia, Spain 2016
  • Finalis Short Animation – XXI Short Film Festival 2016.
  • L’Inconnu Film Festival, official selection, France, April 2016

Profile Sutradara: Sutradara muda yang masih berusia 17 tahun ini dikenal dengan karya pertamanya saat ia berusia 15 tahun, film pendek dokumenter “Besok Syuting Hari Ini Kakek Meninggal” sebagai bagian dari 4 bulan lokakarya Internasional My Life My Dreams yang diselenggarakan oleh Minikino dan Jönköpings Kultur Kummon, Swedia. Film ini sukses dinominasikan sebagai film pendek dokumenter terbaik di Erasmus Indocs 2013, Festival Film Pelajar Jogja IV 2013, Festival Film Pendek XXI 2014 dan mendapatkan penghargaan kategori musik terbaik pada Madyapadma Jurnalistic Students Film Award 2015 – Denpasar.


Top