Home / Indonesia Raja 2019 / MENEMBUS BATAS – Indonesia Raja 2019: Sukabumi Raya

MENEMBUS BATAS – Indonesia Raja 2019: Sukabumi Raya

MENEMBUS BATAS

Melalui Kebebasan menembus batas, kebebasan berekspresi serta imajinasi kreatif, beberapa film pendek cukup menarik perhatian. Dengan tema yang beragam, tak terduga, dan kejutan-kejutan dalam sejumlah scene patut diacungi jempol ini.

Misalnya,film Burung Yang tak Kau Hendaki Berkicau, sebuah film indie yang berhasil melahirkan dialog tanpa jeda hanya dengan bermodalkan ekspresi wajah saja dan atmosfer pembangunan tol. Gambaran situasi dalam ruas jalan tol, menghadirkan dialog yang cukup logis dan lugas membidik kondisi sebagian masyarakat Indonesia yang sibuk dengan politik.

Juga ada film Dan Saat itu… film ini mencerminkan bahasa film pelajar Sukabumi yang tidak biasanya, set dan alur cerita bukan lagi soal isu-isu sekolah,melaikan diluar nalar. Film Sukabumi Keren!

 

  • DURASI TOTAL: 32:31
  • PANDUAN USIA: 13+

 

DAFTAR FILM


DAN SAAT ITU

Rival Saepurohman / Sukabumi / 2019 / 03:52 / Fiksi

Seorang pria yang ingin mengeluarkan hasrat yang paling dalam kepada kekasihnya dengan cara berdansa. Tetapi pria tersebut terlihat gila seolah-olah dia tidak menerima kehidupan yang menimpa dirinya.


BURUNG YANG TAK KAU HENDAKI BERKICAU

Andri Firmansyah / Sukabumi / 2019 / 07:39 / Fiksi

Keganasan para pemodal dan kencangnya pembangunan jalan tol, membuat Abah Ujang harus menerima kenyataan bahwa rumahnya harus dirampas. Kini hanya ada satu harapan bagi dirinya, semoga “rumah terakhirnya” tidak digilas seperti makam isterinya yang telah dilindas.


BUNYI HUJAN DI ATAS GENTING

Krisna L. Salya / Jakarta / 2017 / 21:00 / Fiksi

Diangkat dari cerpen karya Seno Gumira Ajidarma, Sawitri, seorang mantan pelacur, yakin bahwa suatu hari pasti ia akan bertemu lagi dengan kekasihnya, Pamuji, yang pergi meninggalkan dirinya saat pemerintahan sedang mengadakan pembersihan premanisme di negaranya. Banyak teman-teman Pamuji yang sudah menjadi korban penembakan misterius, dan jasadnya dibuang begitu saja di Pinggir jalan. Korbanpun mulai melebar, tidak hanya preman saja, orang-orang yang memiliki tato, walaupun bukan preman, tetap menjadi target operasi.

Setiap kali hujan berhenti, selalu saja ada mayat bertato yang tergeletak tepat di depan rumah Sawitri.


PROGRAMMER

Agus-PermanaAGUS DOP
Agus Permana
Memiliki minat yang besar pada dunia audio visual, pendidikan dan seni budaya. Saat ini selain aktif produksi film dan iklan Agus DOP juga berkarya sebagai pengajar film editing di SMK di Sukabumi dan aktif di beberapa organisasi sosial, serta penggiat komunitas film di Sukabumi.
IG: @agus.dop
FB: Agus Permana (AgusDop)
e: gussukabumi@gmail.com

Top