{"id":8583,"date":"2023-10-26T13:49:41","date_gmt":"2023-10-26T05:49:41","guid":{"rendered":"https:\/\/minikino.org\/articles\/?p=8583"},"modified":"2023-10-26T14:06:44","modified_gmt":"2023-10-26T06:06:44","slug":"wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/","title":{"rendered":"Wawancara Bersama Heri Fadli: Proses Kreatif di Balik Blue Poetry (2023)"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Blue Poetry<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2023) adalah salah satu film dengan penayangan terbanyak di Minikino Film Week 9 (MFW9), termasuk dalam acara Opening Night. Film pendek yang disutradarai Muhammad Heri Fadli ini <em>World Premiere<\/em> di MFW9 dan juga memenangkan hadiah utama Raoul Wallenberg Institute (RWI) Asia Pacific Awards di MFW9. Bercerita tentang kegelisahannya terhadap polusi plastik di laut, film pendek ini mengambil pendekatan narasi surealis dalam menyampaikan gagasannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Heri pernah berkeliling dunia karena film pendeknya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jamal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2020), yang datang dari kegelisahan sosial di tempat asalnya, Lombok. Film terbarunya ini, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Blue Poetry<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mengikuti jejaknya. Tidak hanya dalam pencapaian, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Blue Poetry<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga mengangkat isu yang berakar dari kegelisahan Heri melihat kondisi lautan Lombok.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai <em>filmmaker<\/em>, menuturkan cerita ialah salah satu keahlian Heri. Dengan gagasan kompleks dan cara gaya tutur yang sama uniknya, proses kreatif di balik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Blue Poetry <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">layak mendapat lampu sorot. Di MFW9, Minikino Film Festival Writer Natania (Nia) Marcella berbincang dengan Heri Fadli tentang proses tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_8595\" aria-describedby=\"caption-attachment-8595\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8595\" src=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-25-at-12.49.46.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"479\" srcset=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-25-at-12.49.46.jpeg 1024w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-25-at-12.49.46-300x140.jpeg 300w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-25-at-12.49.46-768x359.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8595\" class=\"wp-caption-text\">Heri Fadli dan kru saat produksi film Blue Poetry (2023) (dok: Behind The Scene Blue Poetry)<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>Nia<\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">: Biasanya dengan isu seperti krisis iklim, beberapa filmmaker pendekatannya mungkin untuk membuat dokumenter, tetapi Kak Heri membuat film fiksi yang pakai simbol. Apa yang membuat Kak Heri memutuskan itu?<\/span><\/i><\/p>\n<p><b>Heri<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Pertama, karena kita tuh orang Indonesia, kecenderungannya adalah menyindir. Jadi, saya ingin pakai pendekatan menyindir. Jadi, saya sering merasakan hal yang sama, di mana saya dikasih peringatan atau dinasehati orang secara langsung, dan itu cenderung tidak masuk. Namun, dengan perasaan tersindir, kadang kita mau marah juga belum tentu kita yang disindir, tetapi merasa kena ketika disindir. Jadinya, lebih cepat kena aja dan tambah kesal dengan sindiran. Karena, kalau cuman bercerita biasa gitu, orang akan \u201cOh ya begini ya.\u201d tahu sebatas tahu saja, tetapi tidak kena. Saya ingin setelah nonton, penonton itu seperti merasa tertampar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Nia<\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">: Berarti yang mau disindir memang masyarakatnya sendiri ya?<\/span><\/i><\/p>\n<p><b>Heri<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Bukan masyarakat sih, melainkan semua manusia, karena itu [sampah plastik] adalah hasil dari kebiasaan kita semua.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Nia<\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">: Ini juga menarik, karena aku sempat bahas di artikel tentang <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/latihan-berpikir-positif-tentang-krisis-iklim-bersama-blue-poetry-2023\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Blue Poetry<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> di minikino.org\/articles bagaimana penanggung jawab terbesar sampah adalah perusahaan-perusahaan besar kapitalis di dunia. Dan sekarang banyak dari mereka sudah mulai greenwashing image mereka.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Heri<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Kalau menurutku justru yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang buat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">go green <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">apa segala macam itu formalitas saja untuk menjaga nama baik. Itu bagian dari marketing saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu contohnya adalah, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plastic bag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tercipta supaya orang tidak sering mengganti-ganti tas pada jaman dulu. Makanya diciptakan plastik bag yang dia gampang dilipat-lipat, bisa dimasukkan kantong, terus akhirnya kita tidak perlu mengganti-ganti tas kita yang besar yang susah dilipat-lipat. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Plastic bag <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">itu diciptakan sebenarnya untuk itu, tetapi manusia menggunakannya justru tidak begitu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi sekarang kita menggunakan [<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plastic bag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">] satu kali pakai. Padahal, sebenarnya kalau kembali ke tujuan utama kenapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plastic bag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> itu dibuat, itu untuk supaya kita nggak sering mengganti-ganti tas. Kita bisa pakai, lalu dicuci, dilipat, dijemur, disimpan di kantong kan juga hemat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">space<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Jadi, itu cara-cara perusahaan marketing saja. Buktinya saja mereka nggak ada perubahan.<\/span><\/p>\n<p><b>Nia<\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">: Nyatanya malah tiap tahun makin meningkat juga. Berhubungan juga dengan itu, kalau bikin film fiksi pastinya pendekatannya beda-beda. Dan dengan isu sebesar ini, itu kan udah otomatis dari awal Kak Heri tahu ini bakal jadi film kritik. Pendekatannya bagaimana sih membuat film kritik?<\/span><\/i><\/p>\n<p><b>Heri<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Pendekatan siapa dulu?<\/span><\/p>\n<p><b>Nia<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai filmmaker yang menempatkan film sebagai kritik.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><b>Heri<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Sebetulnya semua dimulai saat 2019, pada saat pemilihan gubernur serentak. Pada saat itu saya diberikan pekerjaan oleh salah satu calon untuk membuat satu video tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">go-green<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Dalam pengerjaan video itu, saya tidak pernah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">expect<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan menemukan hal separah itu di Lombok. Saya memang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">explorer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari dulu. Dari 2010, saya sudah pergi ke semua tempat. Bahkan, Pantai Pink di Lombok, saat itu saya salah satu yang upload di Facebook pertama kali. Di kesempatan itu, di daerah Lombok Barat, pantainya bersih, putih, pulau-pulaunya bagus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebetulan saat itu kita numpang makan dulu di rumah teman, teman yang akan bawa kita kemana-mana, saya diperjalankan gratis kemanapun oleh dia di pulau-pulau itu\u2014bawa drone, bawa kamera. Setelah saya makan malam itu, hampir jam 5 lah, baru kita berangkat. Di situ perahu kita nggak bisa jalan karena sampah-sampah bertumpuk di teluk itu. Jadi, baling-baling perahunya harus dinaikkan lalu harus pakai kayu mengayuhnya, karena kalau kita turunkan baling-balingnya, itu pasti akan penuh sama sampah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata, itu sampah kalau jam 6 sore kumpul di teluk itu, kumpul sampai jam 3, jam 4, lalu baru menyebar lagi ke tengah laut. Terus sorenya ngumpul lagi. \u201cSeparah ini ternyata\u201d, karena saya suka snorkeling juga di daerah-daerah itu, dan saat snorkeling itu saya nggak pernah menemukan hal seperti itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya, mulailah riset. Pada 2019 itu saya mulai mikir-mikir tentang, \u201cKayaknya perlu bikin film tentang sampah deh.\u201d Tapi saya berpikirnya, saya enggak mau bikin yang, datang ambil footage terus memperlihatkan sampahnya\u2026 dan saat itu, saat baru mulai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">develop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> naskah, baru draft 1 kalau gak salah waktu itu, Covid menyerang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada saat itu saya nggak bisa ke mana-mana. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Project<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> itu saya hold. Kemudian dari pada nggak ngapa-ngapain, karena waktu itu juga ada tugas kuliah dari pemerintah, akhirnya lanjut lah kuliah ke Malaysia. Di situ, sembari menyelesaikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">project<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">nya, sebetulnya kuliahnya juga online juga di sana, tapi pemerintah maunya saya harus berangkat. S1 saya Komunikasi, Budaya Media Kreatif, dan S2nya di Fakultas Art and Design, Visual Communication dan New Media. Jadi, saya belajar tentang lukisan Van Gogh, belajar tentang Marilyn Monroe, dan lain-lain. Kemudian, juga belajar tentang perkembangan media.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di saat yang bersamaan, kebetulan film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jamal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> udah selesai syuting. Lalu, Covid menyerang. Jadi, film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jamal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> itu saya distribusi pada saat kuliah. Capek baca artikel, capek baca literatur dan lain-lain, pindah ke website submission film untuk submit itu film. Akhirnya, dapat kesempatan, dapat undangan berangkat\u2014harusnya berangkatnya ke Austria, Finlandia, Amerika dan Busan pada saat itu, tapi karena Malaysia strict sekali, Kuala Lumpur lockdown total, sayangnya saya tidak bisa berangkat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah selesai lockdown, saya hanya bisa berangkat ke Finlandia. Berangkat dari Finlandia itu nonton banyak film. Mungkin tontonan itu yang mensubsidi otak saya menjadi aneh. Jadi, saya pergi ke Finlandia nonton hampir 300 film. Kemudian pada saat ke Mini Film Festival di Sarawak, Malaysia, nonton lagi film. Terus di Minikino tahun lalu, nonton lagi film. Akhirnya itu yang build up, sekitar 600 film yang saya tonton di setahun itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya, itu yang dipakai, \u201cOh ini kayaknya bisa dipake, kayaknya bisa ditambahin begini.\u201d Baru lah\u2014 Oh iya, sebetulnya itu harus diproduksi di 2021. Namun, saya tidak bisa pulang karena lockdown, jadi ditunda 2 tahun. Baru lah syuting kemarin saat akhir tahun sampai Januari. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Post-production<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> selesai di bulan Maret.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_8596\" aria-describedby=\"caption-attachment-8596\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8596\" src=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-25-at-12.49.47-1.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"475\" srcset=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-25-at-12.49.47-1.jpeg 1024w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-25-at-12.49.47-1-300x139.jpeg 300w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-25-at-12.49.47-1-768x356.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8596\" class=\"wp-caption-text\">Heri Fadli dan kru saat produksi film Blue Poetry (2023) (dok: Behind The Scene Blue Poetry)<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>Nia<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk pendekatan membuat film berupa kritik, apakah ada kesan harus hati-hati atau melainkan, langsung saja tembak dengan kritik?\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><b>Heri<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Saya selalu mikirnya begini. Ketika menciptakan sesuatu, nanti ketika saya mati dan sesuatu itu tidak punya manfaat, apa gunanya saya ciptakan? Ya, bisa saja, pernah sih, buat film-film mellow tentang cinta-cintaan. Saat saya nonton lagi, mikir, \u201cSialan, kenapa otak saya sampai ke situ? Kenapa saya harus membuat film-film kayak gitu?\u201d Nah, akhirnya saya mikir, \u201cApa sih manfaatnya saya untuk orang lain ketika berkarya? Apakah hanya nyari nama doang? Atau hanya nambah-nambah portofolio doang?\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya, di situlah, diingatkan juga sama kata-kata almarhum Bapak: \u201cApapun yang kamu lakukan, kuncinya cuma dua: kerja keras dan jujur.\u201d Kalo kamu jujur dalam bercerita tanpa embel-embel ingin terkenal, karyamu akan berbicara. Bener, saya begitu ketika buat karya. Jadi, mau ada kritik apa enggak, ya\u2026 resiko sebagai pengkarya. Tugas kita sebetulnya bukan [berhadapan dengan] resiko, sih. Ketika seniman, pengkarya, tidak diberikan ruang untuk bercerita, negara itu tidak akan pernah jadi negara hebat. Karena suatu daerah, suatu negara itu dapat diukur dari kualitas film pendeknya.<\/span><\/p>\n<h6><em>Editor: Bintang Panglima<\/em><\/h6>\n<h5>Penulis merupakan salah satu dari empat peserta terpilih Minikino Hybrid Internship for Film Festival Writers (May-November 2023).<\/h5>\n<h5><em>Blue Poetry<\/em> adalah film yang terpilih dalam program internasional Short Matter Of Time (MFW9 Opening Night Program), Our Planet, Inclusive Cinema: AD, MFW Pop-Up Cinema Program (Journey to Desa Adat Pagi), Nominasi National Competition Award 2023, menjadi film terbaik dalam Raoul Wallenberg Institute Asia Pacific Award at MFW9, dan juga memnangkan Rangkai Award di MFW9. Untuk informasi lebih lanjut <a href=\"https:\/\/minikino.org\/filmweek\/\">https:\/\/minikino.org\/filmweek\/\u00a0\u00a0<\/a><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Blue Poetry (2023) adalah salah satu film dengan penayangan terbanyak di Minikino Film Week 9 (MFW9), termasuk dalam acara Opening Night. Film pendek yang disutradarai Muhammad Heri Fadli ini World Premiere di MFW9 dan juga memenangkan hadiah utama Raoul Wallenberg Institute (RWI) Asia Pacific Awards di MFW9. Bercerita tentang kegelisahannya terhadap polusi plastik di laut, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":8594,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_review":[],"enable_review":"0","type":"percentage","name":"","summary":"","brand":"","sku":"","good":[{"good_text":""}],"bad":[{"bad_text":""}],"score_override":"","override_value":"","rating":[{"rating_text":"","rating_number":"10"}],"price":[{"shop":"","price":"","link":"","icon":""}],"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_podcast_option":{"enable_podcast":"0","podcast_duration":"","upload":""},"jnews_podcast_series":null,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[429,295,155,405,123,430,129,443],"jnews-series":[],"class_list":["post-8583","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-interviews","tag-blue-poetry","tag-filmmaking","tag-lingkungan","tag-mfw9","tag-minikino-film-week","tag-muhammad-heri-fadli","tag-rwi","tag-sampah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Wawancara Bersama Heri Fadli: Proses Kreatif di Balik Blue Poetry (2023) - Minikino Articles<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Wawancara Bersama Heri Fadli: Proses Kreatif di Balik Blue Poetry (2023) - Minikino Articles\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Blue Poetry (2023) adalah salah satu film dengan penayangan terbanyak di Minikino Film Week 9 (MFW9), termasuk dalam acara Opening Night. Film pendek yang disutradarai Muhammad Heri Fadli ini World Premiere di MFW9 dan juga memenangkan hadiah utama Raoul Wallenberg Institute (RWI) Asia Pacific Awards di MFW9. Bercerita tentang kegelisahannya terhadap polusi plastik di laut, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Minikino Articles\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-26T05:49:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-26T06:06:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/Heri-doc-Heri.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1122\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Natania Marcella\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Natania Marcella\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/\"},\"author\":{\"name\":\"Natania Marcella\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/8a9bd1f55b8b4d593ac06269bb08ad3d\"},\"headline\":\"Wawancara Bersama Heri Fadli: Proses Kreatif di Balik Blue Poetry (2023)\",\"datePublished\":\"2023-10-26T05:49:41+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-26T06:06:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/\"},\"wordCount\":1363,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/Heri-doc-Heri.jpg\",\"keywords\":[\"Blue Poetry\",\"Filmmaking\",\"Lingkungan\",\"MFW9\",\"Minikino Film Week\",\"Muhammad Heri Fadli\",\"RWI\",\"Sampah\"],\"articleSection\":[\"INTERVIEWS\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/\",\"name\":\"Wawancara Bersama Heri Fadli: Proses Kreatif di Balik Blue Poetry (2023) - Minikino Articles\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/Heri-doc-Heri.jpg\",\"datePublished\":\"2023-10-26T05:49:41+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-26T06:06:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/8a9bd1f55b8b4d593ac06269bb08ad3d\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/Heri-doc-Heri.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/Heri-doc-Heri.jpg\",\"width\":1122,\"height\":533,\"caption\":\"Heri Fadli saat menyutradarai film Blue Poetry (2023) (dok: Behind The Scene Blue Poetry)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawancara Bersama Heri Fadli: Proses Kreatif di Balik Blue Poetry (2023)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/\",\"name\":\"Minikino Articles\",\"description\":\"Your Healthy Dose Of Short Film\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/8a9bd1f55b8b4d593ac06269bb08ad3d\",\"name\":\"Natania Marcella\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2025\/01\/natania-marcella_avatar-96x96.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2025\/01\/natania-marcella_avatar-96x96.jpeg\",\"caption\":\"Natania Marcella\"},\"description\":\"Nia is an Education Staff at Minikino. Interning as a Film Festival Writer for Minikino Film Week (MFW) 9 and participating as a Youth Jury at MFW 10 have enriched her understanding of the short film industry. Now, she focuses on honing her film criticism skills and contributing in short film education at Minikino, driven by her belief in the transformative potential of diversity and community in nurturing a vibrant film culture.\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/author\/nataniaa\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Wawancara Bersama Heri Fadli: Proses Kreatif di Balik Blue Poetry (2023) - Minikino Articles","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Wawancara Bersama Heri Fadli: Proses Kreatif di Balik Blue Poetry (2023) - Minikino Articles","og_description":"Blue Poetry (2023) adalah salah satu film dengan penayangan terbanyak di Minikino Film Week 9 (MFW9), termasuk dalam acara Opening Night. Film pendek yang disutradarai Muhammad Heri Fadli ini World Premiere di MFW9 dan juga memenangkan hadiah utama Raoul Wallenberg Institute (RWI) Asia Pacific Awards di MFW9. Bercerita tentang kegelisahannya terhadap polusi plastik di laut, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/","og_site_name":"Minikino Articles","article_published_time":"2023-10-26T05:49:41+00:00","article_modified_time":"2023-10-26T06:06:44+00:00","og_image":[{"width":1122,"height":533,"url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/Heri-doc-Heri.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Natania Marcella","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Natania Marcella","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/"},"author":{"name":"Natania Marcella","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/8a9bd1f55b8b4d593ac06269bb08ad3d"},"headline":"Wawancara Bersama Heri Fadli: Proses Kreatif di Balik Blue Poetry (2023)","datePublished":"2023-10-26T05:49:41+00:00","dateModified":"2023-10-26T06:06:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/"},"wordCount":1363,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/Heri-doc-Heri.jpg","keywords":["Blue Poetry","Filmmaking","Lingkungan","MFW9","Minikino Film Week","Muhammad Heri Fadli","RWI","Sampah"],"articleSection":["INTERVIEWS"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/","name":"Wawancara Bersama Heri Fadli: Proses Kreatif di Balik Blue Poetry (2023) - Minikino Articles","isPartOf":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/Heri-doc-Heri.jpg","datePublished":"2023-10-26T05:49:41+00:00","dateModified":"2023-10-26T06:06:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/8a9bd1f55b8b4d593ac06269bb08ad3d"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#primaryimage","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/Heri-doc-Heri.jpg","contentUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2023\/10\/Heri-doc-Heri.jpg","width":1122,"height":533,"caption":"Heri Fadli saat menyutradarai film Blue Poetry (2023) (dok: Behind The Scene Blue Poetry)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wawancara-bersama-heri-fadli-proses-kreatif-di-balik-blue-poetry-2023\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/minikino.org\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawancara Bersama Heri Fadli: Proses Kreatif di Balik Blue Poetry (2023)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/","name":"Minikino Articles","description":"Your Healthy Dose Of Short Film","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/minikino.org\/articles\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/8a9bd1f55b8b4d593ac06269bb08ad3d","name":"Natania Marcella","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2025\/01\/natania-marcella_avatar-96x96.jpeg","contentUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2025\/01\/natania-marcella_avatar-96x96.jpeg","caption":"Natania Marcella"},"description":"Nia is an Education Staff at Minikino. Interning as a Film Festival Writer for Minikino Film Week (MFW) 9 and participating as a Youth Jury at MFW 10 have enriched her understanding of the short film industry. Now, she focuses on honing her film criticism skills and contributing in short film education at Minikino, driven by her belief in the transformative potential of diversity and community in nurturing a vibrant film culture.","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/author\/nataniaa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8583","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8583"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8583\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8598,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8583\/revisions\/8598"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8594"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8583"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8583"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8583"},{"taxonomy":"jnews-series","embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/jnews-series?post=8583"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}