{"id":8671,"date":"2024-02-12T14:30:07","date_gmt":"2024-02-12T06:30:07","guid":{"rendered":"https:\/\/minikino.org\/articles\/?p=8671"},"modified":"2024-04-03T18:15:26","modified_gmt":"2024-04-03T10:15:26","slug":"rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/","title":{"rendered":"Rupa-Rupa Ibu Sempurna dalam Program Film Pendek Mother!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Because although I was a mom, I was still a woman, and I wanted to be loved.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013Oh Hyun-Jin- <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Birthcare Center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, 2020<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah kesepakatan tak tertulis: menjadi Ibu adalah pengalaman nyata seorang perempuan tentang berubah. Berganti identitas, status sosial, peran, bahkan keseharian, dan mungkin termasuk mengubah mimpi para perempuan muda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rangkaian film pendek pilihan Minikino Film Week 9 dalam program <\/span><a href=\"https:\/\/minikino.org\/filmweek\/2023-official-selections\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mother!<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> menyentak penonton dengan frasa pembuka \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Glass splinters are worth a lot.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d\u00a0 Kalimat kunci Naomi dan Karina dalam film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sweet Summer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(2021), untuk memperoleh yang mereka inginkan di tengah terik musim panas. Semangkuk es krim.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sweet Summer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, film pendek berbahasa Jerman, karya S<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">abrina Mertens, menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">opening <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan isu yang sangat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">relate <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan pengasuhan keseharian. Berbohong! Bagaimana akhirnya sikap yang tidak baik ini malah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">banyak membantu keluarga mereka\u00a0 bertahan hidup. Merekayasa tindakan lalu menjadi mantra sehari-hari keluarga ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beranjak ke film kedua, saya akui pemilihan film oleh programmer, bukan tanpa alasan. Tampilan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">File (Parvandeh)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karya Sonia K. Hadad, produksi Iran tahun 2022 lalu selaras dengan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ucapan Karina di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sweet Summer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, \u201cMama, kamu bilang tidak apa bila berbohong untuk kebaikan\u2026\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagi-lagi tentang kebohongan, dengan level berbeda. Isu yang menguliti bagaimana seorang Ibu memiliki pekerjaan rumah besar, memegang tampuk pengajar utama nilai kejujuran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cApa saya bisa bilang sesuatu?\u201d Ucapan Koosha Yari, dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">File<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memerankan bocah bisu selektif terutama kepada sosok lelaki dewasa, sesungguhnya gamblang menjelaskan keengganan untuk berinteraksi dengan sesama lelaki dibanding perempuan. Kondisi bisu yang tak punya alasan kekurangan fisik, Koosha hanya memilih untuk tak bicara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekerasan domestik menjadi alasan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">selective<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">mutism<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> itu. Sikap Koosha yang menunjukkan kepanikan pada situasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">under pressure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan keengganan membuka mulut pada jenis kelamin tertentu sesungguhnya bisa menjadi celah untuk menyelidiki lebih lanjut. Sayangnya bahkan para pekerja lelaki di biro konsultasi yang bersangkutan meragukan temuan tersebut. Mereka malah mengira sang psikolog perempuan merekayasa kemampuan Koosha berbicara. Padahal yang berbohong tentang kondisi anak dan keluarga mereka adalah Ibu Koosha sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila penonton cukup cermat, Ibunda Koosha tak menggambarkan orang tua anak disabilitas yang mengusahakan progress untuk anaknya. Dalam film, dia hanya ingin anaknya bisa masuk sekolah, dengan sengaja menarasikan anaknya \u201ccacat\u201d. Bisa mendengar, tapi tak bisa berbicara. Padahal problem intinya, terjadi kekerasan domestik pada keluarga itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu Koosha tampak melindungi anaknya\u2013padahal sebetulnya melindungi suaminya, agar apa yang terjadi dalam keluarga tidak terungkap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari dua film pembuka, penonton diajak berefleksi tentang bagaimana sosok Ibu piawai menjadi sutradara lakon hidup keluarga, tanpa perlu kehadiran lelaki yang disebut Bapak.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_8676\" aria-describedby=\"caption-attachment-8676\" style=\"width: 1122px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-8676 size-full\" src=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/A-Day-That-Year.jpg\" alt=\"\" width=\"1122\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/A-Day-That-Year.jpg 1122w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/A-Day-That-Year-300x143.jpg 300w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/A-Day-That-Year-1024x486.jpg 1024w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/A-Day-That-Year-768x365.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1122px) 100vw, 1122px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8676\" class=\"wp-caption-text\">Still Film A Day, That Year (2022) arahan Stanley Xu (dok. Minikino)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi itu lalu ditepis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">A Day, That Year <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(2022). Film pendek produksi Singapura-Taiwan, karya sineas Stanley Xu, berhasil merekam harapan besar Ibu akan sosok \u201clelaki baru\u201d, untuk kelak menjadi Bapak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang, bocah kecil yang tadinya merasa didengarkan dan diapresiasi sang Ibu, memilih menutup mulut di penghujung film. Anak itu hilang percaya. Ketakutan kelak akan diabaikan ketika sang Ibu memiliki pasangan baru, dalam hitungan menit memosisikan dia \u201cbenar-benar\u201d ditinggalkan di pelosok gang. Runtuh sudah kepercayaannya kepada Ibu ketika perempuan itu tak bisa mentolerir sikap tantrumnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang ingin pulang dan berharap terpenuhinya keinginan yang tadi dijanjikan Ibu karena berprestasi di sekolah, bukan malah diminta MENUNGGU! Sebuah kata yang justru paling sulit dilakukan anak-anak.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> \u201cSecara perkembangan dan neurologis, menunggu itu sulit karena anak-anak dalam kondisi \u2018bertahan\u2019 sampai keinginan mereka diketahui secepatnya.\u201d kata Michael Osit, penulis buku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Generation Text: Raising Well-Adjusted\u00a0Kids in the Age of Instant Everything <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(2008).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi menunggu lalu menjadi benang merah film ketiga garapan Gillie Cinneri dan Anouk Ferreira da Silva. Stella, seorang ibu yang juga pecandu narkoba tak bisa melunasi hutang pembeliannya kepada seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">drug dealer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam film asal Belgia, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aim\u00e9 <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(2022)<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> T<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">anpa berpikir panjang, dia memutuskan pergi meninggalkan putrinya sendirian bersama sang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">drug dealer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mencoba mencari pinjaman uang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sungguh sikap ini menampar saya yang tak akan meninggalkan rumah dan tentu anak perempuan saya bersama orang asing yang bukan dari kalangan baik-baik. Narkoba telah menjadi penyebab hilangnya akal sehat Ibu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, asumsi penonton bahwa film dengan isu pengedar narkoba, mungkin dihiasi tembak-tembakan dan penangkapan, tak muncul sama sekali. Film bersetting rumah berantakan ini malah mengulik sisi kemanusiaan sang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">drug dealer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang berupaya membantu Aim\u00e9, putri Stella mengerjakan tugas Matematika. Interaksi keduanya tak berkesan menakutkan, sangat alamiah; interaksi antar manusia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ucapan Aim\u00e9, \u201cKau yang menjual narkoba pada Ibuku\u201d di menit-menit terakhir, seperti pukulan di kepala sang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">drug dealer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tentang hidup yang harus dilalui bocah perempuan itu. Tiada uang untuk membeli tiket bus memaksanya berjalan kaki ke sekolah. Tanggung jawab sebagai orang tua kalah dengan keinginan Ibu membeli narkoba.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hidup yang tak baik-baik saja, yang harus diterima Aim\u00e9 sebab perilaku Ibunya, berangsur menjadi lebih gelap dalam film penutup, produksi Mexico.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Your Way, My Way (Asi Mismo)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2022) awalnya mengelabui saya pada konflik klasik domestik. Menantu perempuan dengan mertua perempuan, dibumbui dengan PTSD. Percakapan Rosalba dan Don\u00e3 Margarita pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Opening<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menjadi alasannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSebagai seorang Ibu, kamu pasti mengerti &#8230; Anak-anak butuh Ayah mereka, dan aku butuh suamiku.\u201c Yang bila tidak ditonton selanjutnya, bisa memicu dugaan cerita akan berkembang ke arah konflik rumah tangga.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_8677\" aria-describedby=\"caption-attachment-8677\" style=\"width: 1122px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-8677 size-full\" src=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/Your-Way-My-Way.jpg\" alt=\"\" width=\"1122\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/Your-Way-My-Way.jpg 1122w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/Your-Way-My-Way-300x143.jpg 300w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/Your-Way-My-Way-1024x486.jpg 1024w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/Your-Way-My-Way-768x365.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1122px) 100vw, 1122px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8677\" class=\"wp-caption-text\">Still Film Your Way, My Way (2021) arahan Sharon Kleinberg (dok. Minikino)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktanya, film karya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sharon Kleinberg ini<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> seolah membongkar ekses dari keberadaan kartel di Mexico, di mana istri dan anak-anak, atau bahkan Ibu tak tahu apa yang dikerjakan para lelaki mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tulisan Linda Pressly di BBC News, Culiacan yang berjudul<\/span><a href=\"https:\/\/www.bbc.com\/news\/stories-57932216\"> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Trading sex for cosmetic surgery in Mexico&#8217;s narco capital<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menguatkan hal tersebut. \u201cBudaya narco telah membentuk gagasan bahwa perempuan adalah properti yang &#8220;dimiliki&#8221; laki-laki dan meningkatkan risiko kekerasan terhadap perempuan, baik oleh kekasih mereka, atau musuh pacar mereka\u201d, kutip Linda dari apa yang dikatakan Maria Teresa Guerra, seorang pengacara yang telah menghabiskan puluhan tahun mengadvokasi perempuan di Sinaloa, Mexico.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rosalba hendak melawan hal kronik yang telah berakar tersebut dengan memberikan tantangan kepada penculik suaminya. Akibatnya malah hal yang di luar prediksi. Lupe, putri sulungnya menegaskan tindakan yang dijadikan ancaman Rosalba kepada Dan\u00e3. \u201cAku perempuan yang memegang kata-kata.\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menyaksikan seluruh film pendek ini membuat saya menyimpulkan. Ibu dalam berbagai budaya dan latar sosial menghadapi tantangan yang tak mudah. Apalagi, bila mereka harus menghadapi sendiri, tanpa dukungan pasangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sweet Summer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tak berujar sedikit pun tentang sosok Bapak. Ibu dan kedua anak harus berjuang sendiri, bertahan hidup termasuk untuk memperoleh apa yang diinginkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Koosha Yari, bocah lelaki dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">File<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memerankan tokoh bisu selektif menunjukkan bagaimana rapuhnya psikologis anak yang mengalami kekerasan domestik, apalagi \u2018ditutupi\u2019 Ibunya sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">A Day, That Yea<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">r, sosok \u201clelaki baru\u201d malah mengubah atmosfer<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">film dari penuh cinta menjadi kecemasan. Cinta yang dirasakan berubah menjadi kekhawatiran akan diabaikan karena\u00a0 kehadiran \u201clelaki baru\u201d kelak dalam hidup mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila orang awam akan mengulik, bukankah peran Ibu dalam konteks pengasuhan di dunia patriarki, memang demikian? Saya tak sepakat. Karena semua tokoh Ibu yang digambarkan dalam kelima film pendek ini malah tampak mengambil role patriarki. Melindungi, memimpin, memerintah. Dibanding role matriarki: mengasuh, membimbing, dan menyediakan rasa aman. Ini krusial sebagai catatan, meski\u00a0 pembuat film tidak mengotak-ngotakkan perihal patriarki berdasarkan peran maskulin dan feminin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ada kesempatan, tontonlah beberapa kali dan amati lebih seksama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu yang melindungi anak-anaknya yang berbohong, dengan \u201cberbohong\u201d menurut caranya sendiri. Ucapan Karina dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sweet Summer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, \u201dMama, kamu perlu lebih improvisasi\u2026\u201d ibarat pisau bermata dua bagi Ibu ketika mengajarkan kejujuran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu yang melindungi Koosha agar tak berkata jujur di hadapan psikolog (mungkin memerintahkan sebelumnya, bahkan ikut mengatur-ngatur kantor psikologi itu untuk melakukan diagnosa pada anaknya). Hal tersebut dilakukan agar apa yang sebenarnya terjadi dalam keluarga tidak terungkap.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu yang memerintahkan Yang untuk menunggu, termasuk mengkondisikan bagaimana bila ditinggalkan. Sebuah situasi yang sesungguhnya tak mau dihadapi anak-anak. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu yang \u201ctidak\u201d memimpin karena dalam kondisi kecanduan narkoba<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> malah\u00a0 \u201cmeninggalkan\u201d -membiarkan-anaknya seorang diri di rumah, bersama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">drug dealer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tanpa berpikir jernih kemungkinan berbagai tindakan kurang baik kepada Aim\u00e9, putrinya yang baru berusia 9 tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu yang memutuskan memimpin penyelesaian masalah penculikan suaminya dengan caranya sendiri, alih-alih menyelesaikan masalah: malah menimbulkan kecemasan dan situasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">chaos <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada anak-anaknya<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesemuanya jelas bertolak belakang dengan citra Ibu selama ini. Seperti tulisan seorang psikiater asal Kanada, Marcia Sirota yang juga menulis untuk Huffington Post dalam artikelnya <\/span><a href=\"https:\/\/marciasirotamd.com\/blog\/what-makes-a-mother\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">What Makes a Mother?<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSeorang Ibu menghendaki anaknya tumbuh menjadi pribadi yang bahagia, sehat dan sukses. Ibu menaruh perhatian pada tumbuh kembang anaknya secara alamiah, dan merespon pada kebutuhan spesifik mereka. Ibu menerima anak-anaknya sebagaimana diri mereka, memaafkan kesalahan -kesalahan yang diperbuat. Ibu selalu hadir untuk anaknya, kapan dia dibutuhkan.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Naomi, Karina, Koora, Yang, Aim\u00e9 dan Lupe dalam program <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mother! <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah anak-anak yang tidak punya pilihan untuk lahir dari rahim perempuan yang mana. Mereka hanya butuh perempuan itu sejatinya adalah Ibu, tak harus sempurna. Tanpa embel-embel apapun. Ibu yang mencintai, memberi rasa aman dan menjadi rumah tempat mereka kembali, bagaimana pun keadaannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h6><em>Editor: Ahmad Fauzi<\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cBecause although I was a mom, I was still a woman, and I wanted to be loved.\u201d \u2013Oh Hyun-Jin- Birthcare Center, 2020 Sebuah kesepakatan tak tertulis: menjadi Ibu adalah pengalaman nyata seorang perempuan tentang berubah. Berganti identitas, status sosial, peran, bahkan keseharian, dan mungkin termasuk mengubah mimpi para perempuan muda.\u00a0 Rangkaian film pendek pilihan Minikino [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":75,"featured_media":8675,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_review":[],"enable_review":"0","type":"percentage","name":"","summary":"","brand":"","sku":"","good":[{"good_text":""}],"bad":[{"bad_text":""}],"score_override":"","override_value":"","rating":[{"rating_text":"","rating_number":"10"}],"price":[{"shop":"","price":"","link":"","icon":""}],"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_podcast_option":{"enable_podcast":"0","podcast_duration":"","upload":""},"jnews_podcast_series":null,"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[475,480,482,410,481,123,478,474,479,411,476,473,477],"jnews-series":[],"class_list":["post-8671","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-short-films","tag-a-day-that-year","tag-aime","tag-anouk-ferreira-da-silva","tag-file","tag-gillie-cinneri","tag-minikino-film-week","tag-my-way-asi-mismo","tag-sabrina-mertens","tag-sharon-kleinberg","tag-sonia-k-hadad","tag-stanley-xu","tag-sweet-summer","tag-your-way"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Rupa-Rupa Ibu Sempurna dalam Program Film Pendek Mother! - Minikino Articles<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rupa-Rupa Ibu Sempurna dalam Program Film Pendek Mother! - Minikino Articles\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u201cBecause although I was a mom, I was still a woman, and I wanted to be loved.\u201d \u2013Oh Hyun-Jin- Birthcare Center, 2020 Sebuah kesepakatan tak tertulis: menjadi Ibu adalah pengalaman nyata seorang perempuan tentang berubah. Berganti identitas, status sosial, peran, bahkan keseharian, dan mungkin termasuk mengubah mimpi para perempuan muda.\u00a0 Rangkaian film pendek pilihan Minikino [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Minikino Articles\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-12T06:30:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-04-03T10:15:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/Sweet-Summer.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1122\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ivy Sudjana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ivy Sudjana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ivy Sudjana\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/7d0dc4bcbe45ef45be77c76a4dcf77a2\"},\"headline\":\"Rupa-Rupa Ibu Sempurna dalam Program Film Pendek Mother!\",\"datePublished\":\"2024-02-12T06:30:07+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-03T10:15:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/\"},\"wordCount\":1442,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/Sweet-Summer.jpg\",\"keywords\":[\"A Day That Year\",\"Aim\u00e9\",\"Anouk Ferreira da Silva\",\"File\",\"Gillie Cinneri\",\"Minikino Film Week\",\"My Way (Asi Mismo)\",\"Sabrina Mertens\",\"Sharon Kleinberg\",\"Sonia K. Hadad\",\"Stanley Xu\",\"Sweet Summer\",\"Your Way\"],\"articleSection\":[\"SHORT FILMS\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/\",\"name\":\"Rupa-Rupa Ibu Sempurna dalam Program Film Pendek Mother! - Minikino Articles\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/Sweet-Summer.jpg\",\"datePublished\":\"2024-02-12T06:30:07+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-03T10:15:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/7d0dc4bcbe45ef45be77c76a4dcf77a2\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/Sweet-Summer.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/Sweet-Summer.jpg\",\"width\":1122,\"height\":533,\"caption\":\"Still Film Sweet Summer (2021) arahan Sabrina Mertens (dok. Minikino)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rupa-Rupa Ibu Sempurna dalam Program Film Pendek Mother!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/\",\"name\":\"Minikino Articles\",\"description\":\"Your Healthy Dose Of Short Film\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/7d0dc4bcbe45ef45be77c76a4dcf77a2\",\"name\":\"Ivy Sudjana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/ivysudjana_avatar-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/ivysudjana_avatar-96x96.jpg\",\"caption\":\"Ivy Sudjana\"},\"description\":\"Penulis kelahiran Jakarta yang kini tinggal di Denpasar. Aktif menulis cerpen dan puisi sejak kecil, Ivy mulai serius menulis setelah menjadi ibu dari dua anak, salah satunya penyandang autistik. Pernah menjadi blogger di ivyberbagi.wordpress.com dan jurnalis warga di Balebengong.id sejak 2011. Saat ini tergabung dalam tim workshop Puan Menulis, tim Media dan Jaringan Srikandi Lintas Iman-Yogyakarta, serta pernah menjadi penulis di seide.id dan Opinia. Tulisannya telah dimuat di berbagai media, seperti Neswa.id, Islami.co, dan Mubadalah. Karyanya hadir dalam sejumlah antologi, serta novel Atma untuk Akcaya dan buku anak Mereka Hanya Berbeda, yang mengangkat kisah individu autistik.\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/author\/ivysudjana\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rupa-Rupa Ibu Sempurna dalam Program Film Pendek Mother! - Minikino Articles","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rupa-Rupa Ibu Sempurna dalam Program Film Pendek Mother! - Minikino Articles","og_description":"\u201cBecause although I was a mom, I was still a woman, and I wanted to be loved.\u201d \u2013Oh Hyun-Jin- Birthcare Center, 2020 Sebuah kesepakatan tak tertulis: menjadi Ibu adalah pengalaman nyata seorang perempuan tentang berubah. Berganti identitas, status sosial, peran, bahkan keseharian, dan mungkin termasuk mengubah mimpi para perempuan muda.\u00a0 Rangkaian film pendek pilihan Minikino [&hellip;]","og_url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/","og_site_name":"Minikino Articles","article_published_time":"2024-02-12T06:30:07+00:00","article_modified_time":"2024-04-03T10:15:26+00:00","og_image":[{"width":1122,"height":533,"url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/Sweet-Summer.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ivy Sudjana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ivy Sudjana","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/"},"author":{"name":"Ivy Sudjana","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/7d0dc4bcbe45ef45be77c76a4dcf77a2"},"headline":"Rupa-Rupa Ibu Sempurna dalam Program Film Pendek Mother!","datePublished":"2024-02-12T06:30:07+00:00","dateModified":"2024-04-03T10:15:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/"},"wordCount":1442,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/Sweet-Summer.jpg","keywords":["A Day That Year","Aim\u00e9","Anouk Ferreira da Silva","File","Gillie Cinneri","Minikino Film Week","My Way (Asi Mismo)","Sabrina Mertens","Sharon Kleinberg","Sonia K. Hadad","Stanley Xu","Sweet Summer","Your Way"],"articleSection":["SHORT FILMS"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/","name":"Rupa-Rupa Ibu Sempurna dalam Program Film Pendek Mother! - Minikino Articles","isPartOf":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/Sweet-Summer.jpg","datePublished":"2024-02-12T06:30:07+00:00","dateModified":"2024-04-03T10:15:26+00:00","author":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/7d0dc4bcbe45ef45be77c76a4dcf77a2"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#primaryimage","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/Sweet-Summer.jpg","contentUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/Sweet-Summer.jpg","width":1122,"height":533,"caption":"Still Film Sweet Summer (2021) arahan Sabrina Mertens (dok. Minikino)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/rupa-rupa-ibu-sempurna-dalam-program-film-pendek-mother\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/minikino.org\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rupa-Rupa Ibu Sempurna dalam Program Film Pendek Mother!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/","name":"Minikino Articles","description":"Your Healthy Dose Of Short Film","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/minikino.org\/articles\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/7d0dc4bcbe45ef45be77c76a4dcf77a2","name":"Ivy Sudjana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/ivysudjana_avatar-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/02\/ivysudjana_avatar-96x96.jpg","caption":"Ivy Sudjana"},"description":"Penulis kelahiran Jakarta yang kini tinggal di Denpasar. Aktif menulis cerpen dan puisi sejak kecil, Ivy mulai serius menulis setelah menjadi ibu dari dua anak, salah satunya penyandang autistik. Pernah menjadi blogger di ivyberbagi.wordpress.com dan jurnalis warga di Balebengong.id sejak 2011. Saat ini tergabung dalam tim workshop Puan Menulis, tim Media dan Jaringan Srikandi Lintas Iman-Yogyakarta, serta pernah menjadi penulis di seide.id dan Opinia. Tulisannya telah dimuat di berbagai media, seperti Neswa.id, Islami.co, dan Mubadalah. Karyanya hadir dalam sejumlah antologi, serta novel Atma untuk Akcaya dan buku anak Mereka Hanya Berbeda, yang mengangkat kisah individu autistik.","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/author\/ivysudjana\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8671","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/75"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8671"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8671\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8703,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8671\/revisions\/8703"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8675"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8671"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8671"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8671"},{"taxonomy":"jnews-series","embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/jnews-series?post=8671"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}