{"id":8800,"date":"2024-06-05T18:10:50","date_gmt":"2024-06-05T10:10:50","guid":{"rendered":"https:\/\/minikino.org\/articles\/?p=8800"},"modified":"2024-06-06T17:18:51","modified_gmt":"2024-06-06T09:18:51","slug":"suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/","title":{"rendered":"Suka Duka Bergerilya Dalam Ekosistem Film Myanmar"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Myanmar adalah negara subtropis yang dengan kebudayaan Buddhisme yang sangat kuat. Dengan kuilnya yang tersebar di mana-mana, Myanmar menyandang gelar \u201cTanah Emas.\u201d Sebutan asri, hangat, dan tenang cukup melekat ketika mendeskripsikan Myanmar. Melalui pertemuan dalam program Minikino Hybrid Internship for Film Festival Writers, saya berkesempatan mencicipi tontonan Myanmar yang sebelumnya belum pernah saya jamah, dan bahkan mengobrol penuh dengan salah satu pegiat film di Myanmar, Thaiddhi . Saya banyak terpapar mengenai Myanmar dalam pertemuan ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun seringkali mendengar tentang situasi politik di Myanmar di berita atau menjadi bahan bacaan di kelas, tetap rasanya pertemuan saya bersama Thaiddhi membuat saya lebih memahami Myanmar. Istilahnya, seperti mendengarkan secara langsung pengalaman \u201corang dalam\u201d.<\/span><\/p>\n<p><b>Secuil Polemik Ekosistem Film (dan Politik) Myanmar<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tepatnya 23 April 2024, Thaiddhi hadir melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">zoom<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Dengan sabar ia mengoperasikan perangkatnya agar tetap bisa terkoneksi demi berbagi pengalaman serta suka duka mengoperasikan festival film di Myanmar. Thaiddhi memulai pembahasan hari itu dengan bercerita mengenai festival filmnya yang sempat berhasil digelar pada tahun 2012-2019. Pintu ekosistem film saat itu terbuka lebar, menghanyutkan para pecinta film dan pembuatnya ke sebuah \u2018pelabuhan\u2019, yakni festival film. Sayangnya, hal itu tak berlangsung lama ketika kudeta di Myanmar terjadi pada tahun 2021, ketika pemerintahan demokratis digulingkan secara paksa tanpa persetujuan rakyat lalu digantikan dengan pemerintahan militer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kuil Buddha yang semula pernah dipakai oleh Festival Film Watthann untuk berlabuh, kini tidak ada lagi tanda-tanda lalu-lalang dari \u2018kapal\u2019 para pegiat film yang seakan terpaksa untuk menepi sementara. Dalam peleburan fungsi politik dan militer, keadaan semakin tidak kondusif. Thaiddhi menceritakan bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">filmmaker <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">saat ini di Myanmar kerap dikriminalisasi, entah karena membela hak mendasar warga negara Myanmar atau sekedar menyampaikan opini maupun kritik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemunculan kembali otoritarianisme dalam pemerintahan Myanmar setelah sempat mengemban sistem demokrasi, terutama dalam bagaimana mereka memperlakukan industri film Myanmar, mengingatkan saya pada apa yang terjadi bertahun-tahun di industri film Iran. Pemenjaraan beberapa sutradara kondang dan ketentuan ketat mengenai sensor, baik dalam film maupun pers,\u00a0 menunjukkan siklus yang serupa dan motifnya satu: pembungkaman. Saya seperti merasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">d\u00e9j\u00e0<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"> vu <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">saat melihat Myanmar, bahwa tindakan represif ini masih terjadi dan tepatnya di belahan benua Asia lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_8804\" aria-describedby=\"caption-attachment-8804\" style=\"width: 1122px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-8804 size-full\" src=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/06\/Cintya-TD-web.2jpg.jpg\" alt=\"Pertemuan bersama Thaiddi saat Minikino Hybrid Internship for Film Festival Writers Program via Zoom (23\/04\/2024). (dok. Minikino)\" width=\"1122\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/06\/Cintya-TD-web.2jpg.jpg 1122w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/06\/Cintya-TD-web.2jpg-300x143.jpg 300w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/06\/Cintya-TD-web.2jpg-1024x486.jpg 1024w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/06\/Cintya-TD-web.2jpg-768x365.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1122px) 100vw, 1122px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8804\" class=\"wp-caption-text\">Pertemuan bersama Thaiddhi saat Minikino Hybrid Internship for Film Festival Writers Program via Zoom (23\/04\/2024). (dok. Minikino)<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>Dibungkam Tak Berarti Diam: Suara Warga yang Direkam Film-Film Pendek Myanmar<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persis seperti Iran, rakyat Myanmar\u2014termasuk Thaiddhi \u2014tidak memilih untuk tunduk pada keadaan. Dengan segala usaha, mereka tetap mempertahankan industri film tetap berdiri kokoh. Thaiddhi dan kawan-kawan mengorganisir sebuah komunitas sinema yang dilaksanakan secara diam-diam. Ia menjaring para pegiat menggunakan beberapa aplikasi dan tempat tersembunyi dengan minim publikasi untuk mencegah lebih banyak perhatian yang akan mengakibatkan konsekuensi berbahaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahun 2023 kemarin, Thaiddhi juga berpartisipasi dalam jaringan pertukaran film pendek Asia Tenggara, bernama S-Express sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">programmer. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Thaiddhi mengkurasi beberapa film pendek Myanmar yang mengekspresikan kekhawatiran melalui sinema. Saya mendapatkan kesempatan untuk menonton program S-Express 2023: Myanmar. Ada empat film pendek yang dikurasi oleh Thaiddhi. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">A Wave in the Dead Water (2021)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> oleh ALinn bercerita dari perspektif rentan warga Myanmar, khususnya pelajar, yang\u2014meski tidak disebutkan secara gamblang\u2014mungkin berakhir di penjara karena melawan pemerintah. Selain itu juga karena berusaha untuk menyelamatkan temannya yang masih terjebak dalam penjara juga.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">On Wednesday Born<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">(2021)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> oleh Thiri menceritakan tentang seorang pemuda yang kebingungan dengan jalan hidupnya di masa depan. Pertemuannya dengan seorang dukun seakan mengimplikasikan bahwa menggambar\u2014salah satu aktivitas yang sangat disenanginya\u2014rupanya justru malah \u201cmenahan\u201d potensinya untuk mendapat pekerjaan. Pemuda tersebut kemudian memutuskan untuk berhenti menggambar, disimbolkan dengan membakar hasil lukisannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada juga tokoh yang harus kembali ke rumahnya untuk merawat neneknya yang terjebak dalam masa lalu, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">A Summer Break (2021) <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">oleh Shwe Phoo dan Hsu Nandi. Akibat menyaksikan berbagai periode kerusuhan massa sepanjang hidupnya, suasana kudeta politik tahun 2021 mengingatkan sang nenek akan kerisauan yang dirasakannya dahulu. Sedangkan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Fish in the Tank (2021)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> oleh Shweyi Lin Lei menggambarkan perjuangan sang suami untuk mencari upah tambahan demi istrinya. Buat saya, langkah Thaiddhi untuk tetap berpartisipasi dalam jaringan pertukaran film pendek S-Express ini menandakan bahwa Thaiddhi masih meneruskan \u2018perjalanan kapalnya\u2019.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keempat cerita yang ditayangkan dalam program S-Express 2023: Myanmar yang saya lihat mengidentifikasikan satu hal yang sama: mereka semua kebingungan\u2014baik karena pandemi yang menjadikan ekonomi Myanmar terombang-ambing, atau situasi politik yang penuh dengan ambiguitas. Tidak ada yang jelas, baik itu masa depan, masa kini atau masa lalu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program ini dibuka dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">A Wave in the Dead Water<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang menampilkan ketaktentuan arah lewat gerak-gerik pelajar yang tidak paham cara membantu temannya keluar dari penjara. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">A Summer Break <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menggambarkan seorang cucu yang tidak tahu menahu harus apa ketika menghadapi neneknya yang sehari-hari hidup dengan traumanya. Tokoh suami di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Fish in the Tank <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tampak bingung mencari cara apalagi agar mendapatkan uang tambahan saat pandemi. Terakhir, pemuda yang memutuskan untuk berhenti menggambar di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">On Wednesday Born<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terhasut oleh takhayul yang ada. Saya melihat bahwa kebingungan dalam empat<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">film pendek ini berasal dari para tokoh yang terpenjara oleh situasi yang ada. Situasi yang serba tidak jelas ini membuat mereka \u201cbingung\u201d dan tidak dapat bergerak lebih bebas menentukan pilihan mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sendiri kagum dengan tekad dan kemauan Thaiddhi dan kawan pegiat industri film Myanmar untuk terus melawan ketakutan. Sebelum saling berpamitan ria, beberapa kali Thaiddhi sempat mengafirmasi diri kepada kita yang berada di Indonesia bahwa ia akan tetap melanjutkan pekerjaannya. Kalimat tersebut seakan punya pesan yang lebih implisit, bahwa ia akan tetap hidup, apapun yang terjadi, dalam situasi ini. Saya pun turut yakin atas sesuatu untuk Thaiddhi: ibarat patah satu tumbuh seribu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">filmmakers <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">muda akan terus muncul, menambah kekuatan bagi Thaiddhi dan bersama Thaiddhi, sampai mereka tak lagi dibungkam.<\/span><\/p>\n<h6><em>Editor:\u00a0<a href=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/author\/julinanda\/\">Pychita Julinanda<\/a><\/em><\/h6>\n<h5>Penulis merupakan salah satu dari empat peserta terpilih Minikino Hybrid Internship for Film Festival Writers\u00a0(April-September 2024).<\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Myanmar adalah negara subtropis yang dengan kebudayaan Buddhisme yang sangat kuat. Dengan kuilnya yang tersebar di mana-mana, Myanmar menyandang gelar \u201cTanah Emas.\u201d Sebutan asri, hangat, dan tenang cukup melekat ketika mendeskripsikan Myanmar. Melalui pertemuan dalam program Minikino Hybrid Internship for Film Festival Writers, saya berkesempatan mencicipi tontonan Myanmar yang sebelumnya belum pernah saya jamah, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":86,"featured_media":8802,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_review":[],"enable_review":"0","type":"percentage","name":"","summary":"","brand":"","sku":"","good":[{"good_text":""}],"bad":[{"bad_text":""}],"score_override":"","override_value":"","rating":[{"rating_text":"","rating_number":"10"}],"price":[{"shop":"","price":"","link":"","icon":""}],"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_podcast_option":{"enable_podcast":"0","podcast_duration":"","upload":""},"jnews_podcast_series":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[518,515,517,23,516,93,519],"jnews-series":[],"class_list":["post-8800","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-notes","tag-a-summer-break","tag-a-wave-in-the-dead-water","tag-fish-in-the-tank","tag-myanmar","tag-on-wednesday-born","tag-s-express","tag-thaiddhi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Suka Duka Bergerilya Dalam Ekosistem Film Myanmar - Minikino Articles<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Suka Duka Bergerilya Dalam Ekosistem Film Myanmar - Minikino Articles\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Myanmar adalah negara subtropis yang dengan kebudayaan Buddhisme yang sangat kuat. Dengan kuilnya yang tersebar di mana-mana, Myanmar menyandang gelar \u201cTanah Emas.\u201d Sebutan asri, hangat, dan tenang cukup melekat ketika mendeskripsikan Myanmar. Melalui pertemuan dalam program Minikino Hybrid Internship for Film Festival Writers, saya berkesempatan mencicipi tontonan Myanmar yang sebelumnya belum pernah saya jamah, dan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Minikino Articles\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-05T10:10:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-06-06T09:18:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/06\/Cintya-TD-web.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1122\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Cynthia Syukur Purwanto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Cynthia Syukur Purwanto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/\"},\"author\":{\"name\":\"Cynthia Syukur Purwanto\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/dc7b9a223b70a715c64469d6b3367cfd\"},\"headline\":\"Suka Duka Bergerilya Dalam Ekosistem Film Myanmar\",\"datePublished\":\"2024-06-05T10:10:50+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-06T09:18:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/\"},\"wordCount\":937,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/06\/Cintya-TD-web.jpg\",\"keywords\":[\"A Summer Break\",\"A Wave in the Dead Water\",\"Fish in the Tank\",\"Myanmar\",\"On Wednesday Born\",\"S-Express\",\"Thaiddhi\"],\"articleSection\":[\"NOTES\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/\",\"name\":\"Suka Duka Bergerilya Dalam Ekosistem Film Myanmar - Minikino Articles\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/06\/Cintya-TD-web.jpg\",\"datePublished\":\"2024-06-05T10:10:50+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-06T09:18:51+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/dc7b9a223b70a715c64469d6b3367cfd\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/06\/Cintya-TD-web.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/06\/Cintya-TD-web.jpg\",\"width\":1122,\"height\":533,\"caption\":\"Pertemuan bersama Thaiddhi saat Minikino Hybrid Internship for Film Festival Writers Program via Zoom (23\/04\/2024). (dok. Minikino)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Suka Duka Bergerilya Dalam Ekosistem Film Myanmar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/\",\"name\":\"Minikino Articles\",\"description\":\"Your Healthy Dose Of Short Film\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/dc7b9a223b70a715c64469d6b3367cfd\",\"name\":\"Cynthia Syukur Purwanto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/05\/cynthiaa_avatar-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/05\/cynthiaa_avatar-96x96.jpg\",\"caption\":\"Cynthia Syukur Purwanto\"},\"description\":\"Cynthia is an International Relations student in Parahyangan Catholic University. A film enthusiast and has a hobby in writing. In her studies, she is the coordinator for the Film and Literature Analytical division in KSMPMI, a student-run International Relations Think Tank Organization, where she writes articles about film and books and connects it to International Relations issues.\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/author\/cynthiaa\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Suka Duka Bergerilya Dalam Ekosistem Film Myanmar - Minikino Articles","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Suka Duka Bergerilya Dalam Ekosistem Film Myanmar - Minikino Articles","og_description":"Myanmar adalah negara subtropis yang dengan kebudayaan Buddhisme yang sangat kuat. Dengan kuilnya yang tersebar di mana-mana, Myanmar menyandang gelar \u201cTanah Emas.\u201d Sebutan asri, hangat, dan tenang cukup melekat ketika mendeskripsikan Myanmar. Melalui pertemuan dalam program Minikino Hybrid Internship for Film Festival Writers, saya berkesempatan mencicipi tontonan Myanmar yang sebelumnya belum pernah saya jamah, dan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/","og_site_name":"Minikino Articles","article_published_time":"2024-06-05T10:10:50+00:00","article_modified_time":"2024-06-06T09:18:51+00:00","og_image":[{"width":1122,"height":533,"url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/06\/Cintya-TD-web.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Cynthia Syukur Purwanto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Cynthia Syukur Purwanto","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/"},"author":{"name":"Cynthia Syukur Purwanto","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/dc7b9a223b70a715c64469d6b3367cfd"},"headline":"Suka Duka Bergerilya Dalam Ekosistem Film Myanmar","datePublished":"2024-06-05T10:10:50+00:00","dateModified":"2024-06-06T09:18:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/"},"wordCount":937,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/06\/Cintya-TD-web.jpg","keywords":["A Summer Break","A Wave in the Dead Water","Fish in the Tank","Myanmar","On Wednesday Born","S-Express","Thaiddhi"],"articleSection":["NOTES"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/","name":"Suka Duka Bergerilya Dalam Ekosistem Film Myanmar - Minikino Articles","isPartOf":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/06\/Cintya-TD-web.jpg","datePublished":"2024-06-05T10:10:50+00:00","dateModified":"2024-06-06T09:18:51+00:00","author":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/dc7b9a223b70a715c64469d6b3367cfd"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#primaryimage","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/06\/Cintya-TD-web.jpg","contentUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/06\/Cintya-TD-web.jpg","width":1122,"height":533,"caption":"Pertemuan bersama Thaiddhi saat Minikino Hybrid Internship for Film Festival Writers Program via Zoom (23\/04\/2024). (dok. Minikino)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/suka-duka-bergerilya-dalam-ekosistem-film-myanmar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/minikino.org\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Suka Duka Bergerilya Dalam Ekosistem Film Myanmar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/","name":"Minikino Articles","description":"Your Healthy Dose Of Short Film","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/minikino.org\/articles\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/dc7b9a223b70a715c64469d6b3367cfd","name":"Cynthia Syukur Purwanto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/05\/cynthiaa_avatar-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/05\/cynthiaa_avatar-96x96.jpg","caption":"Cynthia Syukur Purwanto"},"description":"Cynthia is an International Relations student in Parahyangan Catholic University. A film enthusiast and has a hobby in writing. In her studies, she is the coordinator for the Film and Literature Analytical division in KSMPMI, a student-run International Relations Think Tank Organization, where she writes articles about film and books and connects it to International Relations issues.","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/author\/cynthiaa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8800","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/86"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8800"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8800\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8806,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8800\/revisions\/8806"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8802"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8800"},{"taxonomy":"jnews-series","embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/jnews-series?post=8800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}