{"id":8909,"date":"2024-08-21T14:58:32","date_gmt":"2024-08-21T06:58:32","guid":{"rendered":"https:\/\/minikino.org\/articles\/?p=8909"},"modified":"2024-08-21T15:37:33","modified_gmt":"2024-08-21T07:37:33","slug":"dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/","title":{"rendered":"Dari Layar Kecil untuk Dampak Besar: Kompetisi Film Vertikal dengan Tema Kekerasan Berbasis Gender"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAkar kekerasan berbasis gender (KGB) adalah ketimpangan relasi kuasa antara gender pelaku dan korban sebagai hasil dari sistem patriarki\u201d, ujar Dhyta Caturani, pendiri dari PurpleCode Collective. Dhyta adalah salah satu pembicara dalam sesi webinar Kompetisi dan Produksi Film Vertikal bertema KGB yang diselenggarakan oleh Minikino bekerja sama dengan Internews dan FilmAid. Pada sesi webinar hari Jumat, 19 Juli 2024, Dhyta memaparkan bagaimana akar dan faktor penyebab KBG, untuk pembekalan bagi para peserta yang mendaftar. Selain Dhyta, ada juga Bani Nasution, I Made Suarbawa, dan Kiki Febriyanti yang juga menjadi pembicara sekaligus mentor dalam kompetisi ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Eric Sasono dari Internews Indonesia, seperti dilansir dari <\/span><a href=\"https:\/\/tatkala.co\/2024\/07\/11\/internews-dan-minikino-gelar-kompetisi-film-vertikal-untuk-menyuarakan-kekerasan-berbasis-gender\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tatkala<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tujuan dari kompetisi ini<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">adalah mendorong para pembuat film untuk mengangkat cerita-cerita yang sering kali tersembunyi atau diabaikan. Eric juga mengatakan kompetisi ini diharapkan dapat mengedukasi penonton tentang dampak dan cara mengatasi kekerasan berbasis gender.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikarenakan tema kompetisi dan produksi merupakan isu struktural yang serius, maka diadakan sebuah webinar yang mengeksplorasi lebih lanjut tema KGB ini. Menurut saya, Minikino mengambil langkah yang benar dalam membuat sebuah sesi pembekalan ini. Ibaratnya, apabila kita membuat suatu hal, maka ada tanggung jawab besar yang diemban kemudian. Tidak asal hanya menyelenggarakan acara dan menuntut hasil. Terbaiknya, sesi webinar ini kemudian menjadi salah satu bentuk tanggung jawab Minikino dengan menciptakan ruangan edukasi untuk penciptaan karya yang lebih baik dan juga lingkungan yang aman untuk semuanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Kekerasan Berbasis Gender\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Materi dari Dhyta berfokus pada pemaparan berlanjut dan komprehensif mengenai tema KBG. Dhyta memberikan semacam hipotesis. Mengajak para audiens webinar menjawab apakah itu sebuah kekerasan berbasis gender atau bukan. Sebagian besar telah menjawab dengan benar, dan mungkin sudah tidak asing mengenai contoh kekerasan berbasis gender dikarenakan budaya patriarkis yang mendarah daging di sekitar kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dhyta pun tak luput mengingatkan bahwa KGB terjadi juga di platform online. Bahkan dalam pernikahan yang terpatri dalam pikiran banyak orang, kewajiban perempuan sebatas memenuhi kebutuhan sexual. Sehingga pantang bagi perempuan menolak untuk memenuhi kebutuhan seksual pasangannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Dhyta juga menyinggung syarat bagi filmmaker yang ingin mengangkat pengalaman orang lain ke layar ataupun media publik lainnya. Dhyta menggarisbawahi bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">consent <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak berhenti ketika izin untuk penceritaan ulang sudah didapatkan, keterlibatan pemilik pengalaman hidup yang sedang diceritakan dibutuhkan dalam setiap proses produksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di saat yang sama, saya sendiri teringat dengan film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Vina: Sebelum 7 Hari <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(2024) garapan Anggy Umbara. Film horor kontroversial yang sempat dikritik masyarakat karena dinilai terlalu vulgar dalam menayangkan adegan rekonstruksi dengan apa yang terjadi di dunia nyata. Ketika rumah produksi film tersebut dipertanyakan tujuannya terkait adegan tersebut, jawaban mereka sekadar agar film terasa nyata sehingga pesan dari film tetap tersampaikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya membayangkan bagaimana proses perizinan ketika korban yang diceritakan dalam film, sayangnya telah meninggal dunia. Apakah persetujuan untuk pembuatan film ini cukup hanya berasal dari keluarga saja kah? Pertanyaan moral seperti itu muncul di kepala saya. Kesempatan untuk mendiskusikan dan mengonfirmasi metode serta proses penceritaan ulang pengalaman hidup sudah sepenuhnya hilang. Ini adalah hal krusial dan merupakan hak dasar korban sebagai pemilik pengalaman.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_8911\" aria-describedby=\"caption-attachment-8911\" style=\"width: 1120px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8911\" src=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/08\/Filmvertikal-web-e1724223412794.jpg\" alt=\"\" width=\"1120\" height=\"532\" srcset=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/08\/Filmvertikal-web-e1724223412794.jpg 1120w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/08\/Filmvertikal-web-e1724223412794-300x143.jpg 300w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/08\/Filmvertikal-web-e1724223412794-1024x486.jpg 1024w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/08\/Filmvertikal-web-e1724223412794-768x365.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1120px) 100vw, 1120px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8911\" class=\"wp-caption-text\">Presentasi Bani Nasution tentang film vertikal (dok. Minikino)<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>Film Vertikal Untuk Advokasi<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Berkantong tujuan untuk menjamah sebanyak-banyaknya khalayak umum, film vertikal dipilih menjadi format ketentuan dalam kompetisi kali ini. Bani Nasution adalah seorang sutradara dan penulis naskah yang dikenal lewat film pendek <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dua Ikan dan Sepiring Nasi <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(2021). Bani memperlihatkan beberapa karya film pendek vertikal, salah satunya berasal dari sutradara kondang, Garin Nugroho, dalam film pendeknya yang dibuat untuk keperluan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">OPPO yang berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Siklus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Film vertikal nyatanya bukan sebuah hal yang baru dan merupakan variasi lain dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">portraiture<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Saya sendiri seringkali menikmati film vertikal, akhir-akhir ini ada yang dinamakan ReelShorts juga. Format TV Series yang disesuaikan untuk kaum <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">short attention span\u2014y<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">aitu saya sendiri\u2014yang setiap episodenya memiliki maksimal durasi 15-20 detik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">I Made Suarbawa, perwakilan Minikino sekaligus mentor, menjelaskan bahwa dengan perkembangan zaman, masyarakat sangat erat dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smartphone, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan media sosial seperti TikTok dan Instagram, format vertikal kini menjadi narasi visual yang dinilai praktis dan kian populer. Kebiasaan kita dalam melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">doom scrolling <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di media sosial mematenkan hal tersebut. Maka munculah film vertikal sebagai pilihan kesekian untuk menjangkau massa lebih banyak.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, sesi dari Kiki Febriyanti, Kiki adalah pembuat film yang berfokus pada tema gender. Dia menjelaskan pentingnya melibatkan representasi perempuan di balik layar. Asumsi saya, dengan tema KBG yang diminta untuk pembuatan film vertikal ini, kemungkinan besar akan banyak berasal dari sudut pandang dan pengalaman pribadi perempuan atau kelompok minoritas gender.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, tema dan peran film tentunya selain berfungsi untuk advokasi, juga untuk mendorong adanya perubahan pandangan masyarakat terhadap gender serta kekerasan. Pada praktiknya, representasi perempuan di industri film itu sendiri masih sangat minim, terkesan eksploitatif, serta melanggengkan stereotip pada perempuan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat sesi selesai saya merasa webinar ini memberi bekal yang sangat berharga untuk saya pribadi yang diberi kesempatan untuk mengobservasi sesi ini. Saya sangat menanti bagaimana para peserta akhirnya memproduksi film untuk Kompetisi Film Vertikal bertema KBG dengan format yang populer dan mudah diakses. Terlebih fokus pada keterlibatan perempuan di balik layar, membuat kompetisi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana advokasi tetapi juga sebagai upaya untuk mengubah pandangan masyarakat tentang gender dan kekerasan. Minikino, bersama dengan para mentor dan pembicara, telah memberikan ruang edukasi yang krusial untuk menciptakan karya yang lebih bertanggung jawab dan lingkungan yang lebih inklusif.<\/span><\/p>\n<h6><em>Editor:\u00a0<a href=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/author\/fauzi\/\">Ahmad Fauzi<\/a><\/em><\/h6>\n<h5>Penulis merupakan salah satu dari empat peserta terpilih Minikino Hybrid Internship for Film Festival Writers (April-September 2024). Seluruh karya film vertikal akan diputar dalam pameran Film Vertikal di Minikino Film Week 10, Bali International Short Film Festival (13-20 September 2024). Selengkapnya kunjungi <a href=\"https:\/\/minikino.org\/filmvertikal\/\">https:\/\/minikino.org\/filmvertikal\/<\/a><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cAkar kekerasan berbasis gender (KGB) adalah ketimpangan relasi kuasa antara gender pelaku dan korban sebagai hasil dari sistem patriarki\u201d, ujar Dhyta Caturani, pendiri dari PurpleCode Collective. Dhyta adalah salah satu pembicara dalam sesi webinar Kompetisi dan Produksi Film Vertikal bertema KGB yang diselenggarakan oleh Minikino bekerja sama dengan Internews dan FilmAid. Pada sesi webinar hari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":86,"featured_media":8910,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0","post_calculate_word_method":"str_word_count"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","format":"standard","subtitle":"Catatan Webinar Kompetisi Film Vertikal dengan Tema KBG","jnews_video_option_group":[[]],"disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_review":[],"enable_review":"0","type":"percentage","name":"","summary":"","brand":"","sku":"","good":[{"good_text":""}],"bad":[{"bad_text":""}],"score_override":"","override_value":"","rating":[{"rating_text":"","rating_number":"10"}],"price":[{"shop":"","price":"","link":"","icon":""}],"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_podcast_option":{"enable_podcast":"0","podcast_duration":"","upload":""},"jnews_podcast_series":null,"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[569,568,567,573,12,572,571,570],"jnews-series":[],"class_list":["post-8909","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-notes","tag-bani-nasution","tag-dhyta-caturani","tag-film-vertikal","tag-filmaid","tag-i-made-suarbawa","tag-internews","tag-kbg","tag-kiki-febriyanti"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dari Layar Kecil untuk Dampak Besar: Kompetisi Film Vertikal dengan Tema Kekerasan Berbasis Gender - Minikino Articles<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dari Layar Kecil untuk Dampak Besar: Kompetisi Film Vertikal dengan Tema Kekerasan Berbasis Gender - Minikino Articles\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u201cAkar kekerasan berbasis gender (KGB) adalah ketimpangan relasi kuasa antara gender pelaku dan korban sebagai hasil dari sistem patriarki\u201d, ujar Dhyta Caturani, pendiri dari PurpleCode Collective. Dhyta adalah salah satu pembicara dalam sesi webinar Kompetisi dan Produksi Film Vertikal bertema KGB yang diselenggarakan oleh Minikino bekerja sama dengan Internews dan FilmAid. Pada sesi webinar hari [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Minikino Articles\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-21T06:58:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-21T07:37:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/08\/Filmvertikal2-web.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1122\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Cynthia Syukur Purwanto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Cynthia Syukur Purwanto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/\"},\"author\":{\"name\":\"Cynthia Syukur Purwanto\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/dc7b9a223b70a715c64469d6b3367cfd\"},\"headline\":\"Dari Layar Kecil untuk Dampak Besar: Kompetisi Film Vertikal dengan Tema Kekerasan Berbasis Gender\",\"datePublished\":\"2024-08-21T06:58:32+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-21T07:37:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/\"},\"wordCount\":925,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/08\/Filmvertikal2-web.jpg\",\"keywords\":[\"Bani Nasution\",\"Dhyta Caturani\",\"Film Vertikal\",\"FilmAid\",\"I Made Suarbawa\",\"Internews\",\"KBG\",\"Kiki Febriyanti\"],\"articleSection\":[\"NOTES\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/\",\"name\":\"Dari Layar Kecil untuk Dampak Besar: Kompetisi Film Vertikal dengan Tema Kekerasan Berbasis Gender - Minikino Articles\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/08\/Filmvertikal2-web.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-21T06:58:32+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-21T07:37:33+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/dc7b9a223b70a715c64469d6b3367cfd\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/08\/Filmvertikal2-web.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/08\/Filmvertikal2-web.jpg\",\"width\":1122,\"height\":533,\"caption\":\"Presentasi Kiki Febriyanti tentang ketimpangan gender di media (dok. Minikino)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dari Layar Kecil untuk Dampak Besar: Kompetisi Film Vertikal dengan Tema Kekerasan Berbasis Gender\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/\",\"name\":\"Minikino Articles\",\"description\":\"Your Healthy Dose Of Short Film\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/dc7b9a223b70a715c64469d6b3367cfd\",\"name\":\"Cynthia Syukur Purwanto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/05\/cynthiaa_avatar-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/05\/cynthiaa_avatar-96x96.jpg\",\"caption\":\"Cynthia Syukur Purwanto\"},\"description\":\"Cynthia is an International Relations student in Parahyangan Catholic University. A film enthusiast and has a hobby in writing. In her studies, she is the coordinator for the Film and Literature Analytical division in KSMPMI, a student-run International Relations Think Tank Organization, where she writes articles about film and books and connects it to International Relations issues.\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/author\/cynthiaa\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dari Layar Kecil untuk Dampak Besar: Kompetisi Film Vertikal dengan Tema Kekerasan Berbasis Gender - Minikino Articles","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dari Layar Kecil untuk Dampak Besar: Kompetisi Film Vertikal dengan Tema Kekerasan Berbasis Gender - Minikino Articles","og_description":"\u201cAkar kekerasan berbasis gender (KGB) adalah ketimpangan relasi kuasa antara gender pelaku dan korban sebagai hasil dari sistem patriarki\u201d, ujar Dhyta Caturani, pendiri dari PurpleCode Collective. Dhyta adalah salah satu pembicara dalam sesi webinar Kompetisi dan Produksi Film Vertikal bertema KGB yang diselenggarakan oleh Minikino bekerja sama dengan Internews dan FilmAid. Pada sesi webinar hari [&hellip;]","og_url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/","og_site_name":"Minikino Articles","article_published_time":"2024-08-21T06:58:32+00:00","article_modified_time":"2024-08-21T07:37:33+00:00","og_image":[{"width":1122,"height":533,"url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/08\/Filmvertikal2-web.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Cynthia Syukur Purwanto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Cynthia Syukur Purwanto","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/"},"author":{"name":"Cynthia Syukur Purwanto","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/dc7b9a223b70a715c64469d6b3367cfd"},"headline":"Dari Layar Kecil untuk Dampak Besar: Kompetisi Film Vertikal dengan Tema Kekerasan Berbasis Gender","datePublished":"2024-08-21T06:58:32+00:00","dateModified":"2024-08-21T07:37:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/"},"wordCount":925,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/08\/Filmvertikal2-web.jpg","keywords":["Bani Nasution","Dhyta Caturani","Film Vertikal","FilmAid","I Made Suarbawa","Internews","KBG","Kiki Febriyanti"],"articleSection":["NOTES"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/","name":"Dari Layar Kecil untuk Dampak Besar: Kompetisi Film Vertikal dengan Tema Kekerasan Berbasis Gender - Minikino Articles","isPartOf":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/08\/Filmvertikal2-web.jpg","datePublished":"2024-08-21T06:58:32+00:00","dateModified":"2024-08-21T07:37:33+00:00","author":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/dc7b9a223b70a715c64469d6b3367cfd"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#primaryimage","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/08\/Filmvertikal2-web.jpg","contentUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/08\/Filmvertikal2-web.jpg","width":1122,"height":533,"caption":"Presentasi Kiki Febriyanti tentang ketimpangan gender di media (dok. Minikino)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/dari-layar-kecil-untuk-dampak-besar-kompetisi-film-vertikal-dengan-tema-kekerasan-berbasis-gender\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/minikino.org\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dari Layar Kecil untuk Dampak Besar: Kompetisi Film Vertikal dengan Tema Kekerasan Berbasis Gender"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/","name":"Minikino Articles","description":"Your Healthy Dose Of Short Film","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/minikino.org\/articles\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/dc7b9a223b70a715c64469d6b3367cfd","name":"Cynthia Syukur Purwanto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/05\/cynthiaa_avatar-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/05\/cynthiaa_avatar-96x96.jpg","caption":"Cynthia Syukur Purwanto"},"description":"Cynthia is an International Relations student in Parahyangan Catholic University. A film enthusiast and has a hobby in writing. In her studies, she is the coordinator for the Film and Literature Analytical division in KSMPMI, a student-run International Relations Think Tank Organization, where she writes articles about film and books and connects it to International Relations issues.","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/author\/cynthiaa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8909","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/86"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8909"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8909\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8914,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8909\/revisions\/8914"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8910"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8909"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8909"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8909"},{"taxonomy":"jnews-series","embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/jnews-series?post=8909"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}