{"id":9905,"date":"2026-01-12T17:28:51","date_gmt":"2026-01-12T09:28:51","guid":{"rendered":"https:\/\/minikino.org\/articles\/?p=9905"},"modified":"2026-01-27T15:30:22","modified_gmt":"2026-01-27T07:30:22","slug":"malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/","title":{"rendered":"Malam Sepanjang Nafas dan Sepanjang Pengisian AD"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada keheningan keruh yang menggantung di studio Minikino hari itu. Sesuatu dalam film Malam Sepanjang Nafas (Irwan Sebleku, 2025) yang sedang diputar oleh Edo Wulia, penata suara deskripsi audio (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">audio description &#8211; AD)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk Minikino Studio, membuat saya harus terpaksa memintanya menghentikan film itu selama beberapa saat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hari itu saya mengisi deskripsi audio untuk beberapa film pendek untuk Minikino Studio. Mendengarkan Edo menguraikan film yang akan saya isi, membahas tiap-tiap aspeknya, dan memecahkan masalah-masalah kecil namun rumit untuk menyelaraskan visual dan menerjemahkannya menjadi deskripsi audio.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tidak pernah menyiapkan diri untuk sebuah film yang dapat pemicu trauma dan kerentanan yang membuat saya, untuk pertama kalinya saat mengisi AD bersama Minikino, ingin kabur dari studio dan melupakan apa pun yang saya tonton hari itu. Selama ini, antisipasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">warning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di awal tidak pernah benar-benar saya anggap serius, sampai di pertengahan film ini. Rupanya peringatan di awal film memang tidak boleh dianggap enteng, dan saya kena batunya saat itu juga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya saya tetap tinggal untuk mendiskusikan film tersebut dan menyelesaikan proses pengisian AD meskipun harus mengeluarkan daya yang lebih besar untuk merekam, mengulang, dan menuntaskan proses perekaman AD film Malam Sepanjang Nafas. Setelah tiga tahun menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">voice talent<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> AD Minikino Studio, mengisi deskripsi audio tidak pernah terasa seberat dan sesulit ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetap tinggal adalah keputusan seorang profesional pengisi suara AD, kendati Edo sudah menawarkan film lain untuk saya isi. Keengganan saya untuk menonton film ini sama besarnya dengan kesadaran bahwa film ini perlu menjangkau penonton yang lebih luas lagi. Hanya saja, menjadi sedikit lebih sulit untuk saya, <\/span><b>seorang penyintas kekerasan terhadap perempuan.<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila saya adalah penonton, saya tidak akan berpikir panjang untuk meninggalkan film tersebut. Sebab, dari awal, peringatannya saja sudah membuat saya tiba-tiba merasa kehilangan seluruh hari itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Trauma punya kebiasaan buruk. Dia bisa hadir dalam sesuatu yang sangat sederhana dan bisa membuat urusan setelahnya runyam. Itulah sebabnya film dengan tema pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan adalah sesuatu yang tidak akan pernah mudah untuk didiskusikan secara terbuka dan terang-terangan. Bukan berarti sesuatu yang harus dihindarkan dan diabaikan sama sekali, hanya saja keberanian untuk menonton dan membahas film-film bertema pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan menuntut kekuatan dan jenis keberanian yang berbeda, begitu pula dengan pembacaannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adalah UN Women, UNFPA, Siklus Indonesia, dan Minikino, dalam Kampanye Unite program Unite Short Film Fellowship 2025, memproduksi 5 film pendek yang bertema kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan. Malam Sepanjang Nafas adalah salah satu dari film tersebut yang, kebetulan, perlu diisi deskripsi audio dan kebetulan pula, saya dipilih untuk mengisinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berlatar di Kupang, Malam Sepanjang Nafas bercerita tentang Merry, Rina, dan Tante, yang harus menghadapi keputusan adat sebagai sesuatu yang dianggap dapat menyelesaikan masalah kekerasan yang harus dihadapi oleh Rina. Keputusan-keputusan yang berada di luar kehendak mereka, jauh dari apa yang mereka inginkan, dan nyata lebih besar dari diri mereka sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada dua hal yang menarik perhatian saya dalam proses pengisian deskripsi audio Malam Sepanjang Nafas. Yang pertama adalah konteks sinematografi yang menunjukan posisi tiap-tiap perempuan bilamana keputusan sedang diambil, yang mana runyam sekali bila diterjemahkan menjadi deskripsi audio.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun hal teknis itu akhirnya terpecahkan, untuk mengilhami bagaimana posisi perempuan-perempuan di dalam film ini dalam konteks sinematografinya memerlukan diskusi panjang dan sekitar lima jam di studio rekaman. Sayang sekali, bagian pembacaan mendalam film ini tidak bisa sepenuhnya dikonversi ke deskripsi audio.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suara dari laki-laki tanpa figur dan wajah dan kuasa mereka yang kedengaran lebih nyaring dari suara mana pun di film ini. Keputusan sineas untuk tidak menunjukan wajah pelaku atau kelompok orang yang membuat keputusan ini memiliki kekuatan artistik dan simbolik yang tepat sekaligus mengejutkan untuk saya menikmati sebuah film pendek.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_9906\" aria-describedby=\"caption-attachment-9906\" style=\"width: 1920px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-9906 size-full\" src=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/Still-Malam-Sepanjang-Nafas.webp\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/Still-Malam-Sepanjang-Nafas.webp 1920w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/Still-Malam-Sepanjang-Nafas-300x169.webp 300w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/Still-Malam-Sepanjang-Nafas-1024x576.webp 1024w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/Still-Malam-Sepanjang-Nafas-768x432.webp 768w, https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/Still-Malam-Sepanjang-Nafas-1536x864.webp 1536w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9906\" class=\"wp-caption-text\">Still Film Malam Sepanjang Nafas (2025) sutradara Irwan Sebleku<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, posisi setiap tokoh perempuan di dalam film ini yang menunjukan siapa yang berada di mana, saat sebuah keputusan yang menentukan kehendak seorang perempuan, selalu berada di tempat yang jauh dari perempuan yang paling empunya urusan itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suara-suara keputusan itu, hampir selalu dan akan terus menyerupai serta menjadi suara-suara yang berdering nyaring di kepala perempuan mana pun, yang harus menanggung kekerasan seksual dan keputusan adat yang tak berpihak pada mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah rentang kepahitan, percakapan percakapan canggung, dan ketidakberdayaan tiap-tiap perempuan di sepanjang film, suara nyaring laki-laki tak berwajah dalam film ini menyerupai vonis yang telah dijatuhkan dan tak dapat diganggu gugat. Hanya menyisakan hal-hal yang harus dibereskan setelah semua keputusan dan percakapan terjadi, seperti bekas-bekas suguhan di ruang tamu dan perasaan-perasaan setiap perempuan di dalam film ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekosongan dan ketidakberdayaan perempuan-perempuan di dalam film yang merentang dari sejak film dimulai sampai usai seperti beresonansi dengan keheningan di studio, sesaat ketika saya meminta Edo menghentikan film. Peristiwa, percakapan,dan keputusan yang serupa. Berapa banyak perempuan yang mengalami hal-hal semacam ini dan tetap memutuskan untuk melakukan apa yang harus dilakukan? Bersuara, mengambil alih narasi, atau hanya menjadi bagian dari sebuah produksi film?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merawat ingatannya dan membangun apa yang tersisa darinya adalah kebutuhan untuk terus melawan, pentingnya untuk bersuara, dan kekuatan seperti apa yang dapat kita bangun darinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengangkatan isu kekerasan seksual melalui film pendek adalah sesuatu yang akan memiliki daya yang lebih besar untuk mendorong kesadaran dan aksi kolektif, membangun percakapan dan diskusi publik, menjadi tempat untuk bersuara bagi korban dan mendorong perubahan sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Malam Sepanjang Nafas dan setiap suara-suara di dalamnya, setiap keputusan, setiap keputusasaan dan rekahan kekosongan di dalamnya mungkin terus hidup serupa peristiwa yang sama dalam ingatan perempuan-perempuan berbeda di luar sana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kendati demikian, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) secara eksplisit sudah melarang penyelesaian kasus melalui mediasi atau jalur damai non-hukum untuk mencegah adanya &#8220;diplomasi&#8221; atau impunitas pelaku. Namun, saya enggan sekali melanjutkan kalimat ini, tetapi kenyataan yang harus dihadapi perempuan-perempuan dengan aturan adat\u00a0 memang tidak berpijak pada pasal-pasal yang kita ketahui.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan hukum yang jauh panggang dari api itu, film ini datang sebagai sebuah kenyataan yang tidak bisa siapapun sangkal, dan dapat menjadikannya ingatan yang melekat lama dalam benak penonton sebagaimana sebuah ingatan dapat memicu perasaan sentimental,.\u00a0 Sebagaimana saya mengingat sebuah peristiwa yang dipicu oleh film ini di sepanjang proses perekaman AD, dan memutuskan menjadikannya kebutuhan untuk tetap bersuara dan pentingnya untuk terus melawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Malam Sepanjang Nafas telah ikut menjadi landasan untuk mendorong, menyadari, dan membuat keputusan-keputusan untuk terus melawan dan menghentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan.<\/span><\/p>\n<h6><em>Editor: <a href=\"http:\/\/minikino.org\/articles\/author\/cika\">Fransiska Prihadi<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada keheningan keruh yang menggantung di studio Minikino hari itu. Sesuatu dalam film Malam Sepanjang Nafas (Irwan Sebleku, 2025) yang sedang diputar oleh Edo Wulia, penata suara deskripsi audio (audio description &#8211; AD) untuk Minikino Studio, membuat saya harus terpaksa memintanya menghentikan film itu selama beberapa saat. Hari itu saya mengisi deskripsi audio untuk beberapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":76,"featured_media":9907,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","jnews_video_option_group":[[]],"override":[{"template":"2","parallax":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_review":[],"enable_review":"","type":"percentage","name":"","summary":"","brand":"","sku":"","good":[],"bad":[],"score_override":"","override_value":"","rating":[],"price":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_podcast_option":[],"jnews_podcast_series":[],"footnotes":""},"categories":[8,2],"tags":[273,720,721,723,722],"jnews-series":[],"class_list":["post-9905","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opinion","category-short-films","tag-audio-description","tag-gender-based-violence","tag-kekerasan-berbasis-gender","tag-kekerasan-terhadap-perempuan-dan-anak-perempuan","tag-violence-against-women-and-girls"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Malam Sepanjang Nafas dan Sepanjang Pengisian AD - Minikino Articles<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Malam Sepanjang Nafas dan Sepanjang Pengisian AD - Minikino Articles\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada keheningan keruh yang menggantung di studio Minikino hari itu. Sesuatu dalam film Malam Sepanjang Nafas (Irwan Sebleku, 2025) yang sedang diputar oleh Edo Wulia, penata suara deskripsi audio (audio description &#8211; AD) untuk Minikino Studio, membuat saya harus terpaksa memintanya menghentikan film itu selama beberapa saat. Hari itu saya mengisi deskripsi audio untuk beberapa [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Minikino Articles\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-12T09:28:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-27T07:30:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/AD-process-yuni-edo.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1440\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Komang Yuni\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Komang Yuni\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/\"},\"author\":{\"name\":\"Komang Yuni\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/b326f2c04c6d1a2f6f14c84ab6a5b850\"},\"headline\":\"Malam Sepanjang Nafas dan Sepanjang Pengisian AD\",\"datePublished\":\"2026-01-12T09:28:51+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-27T07:30:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/\"},\"wordCount\":1046,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/AD-process-yuni-edo.webp\",\"keywords\":[\"Audio Description\",\"Gender-Based Violence\",\"Kekerasan Berbasis Gender\",\"Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Perempuan\",\"Violence Against Women and Girls\"],\"articleSection\":[\"OPINION\",\"SHORT FILMS\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/\",\"name\":\"Malam Sepanjang Nafas dan Sepanjang Pengisian AD - Minikino Articles\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/AD-process-yuni-edo.webp\",\"datePublished\":\"2026-01-12T09:28:51+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-27T07:30:22+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/b326f2c04c6d1a2f6f14c84ab6a5b850\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/AD-process-yuni-edo.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/AD-process-yuni-edo.webp\",\"width\":1920,\"height\":1440,\"caption\":\"Proses rekaman Audio Description di Minikino Studio bersama Komang Yuni (kanan) dan Edo Wulia pada 27\/12\/2025. Dok: Annabella Schnabel.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Malam Sepanjang Nafas dan Sepanjang Pengisian AD\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/\",\"name\":\"Minikino Articles\",\"description\":\"Your Healthy Dose Of Short Film\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/b326f2c04c6d1a2f6f14c84ab6a5b850\",\"name\":\"Komang Yuni\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/04\/ni-komang-yuni-lestari_avatar-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/04\/ni-komang-yuni-lestari_avatar-96x96.jpg\",\"caption\":\"Komang Yuni\"},\"description\":\"Komang Yuni Lahir di Gianyar Bali, namun nyaris separuh masa hidupnya dihabiskan di Denpasar. Sudah menggandrungi film-film pendek yang bagus dari 2023, dan terus berusaha menambah dosis film pendek sejak saat itu. Sekarang tengah menempuh studi Sosiologi di Universitas Brawijaya, sambil terus menulis yang terus dilakoninya sebagaimana ia bernapas.\",\"sameAs\":[\"https:\/\/id.quora.com\/profile\/Komang-Yuni-2\/activity\",\"https:\/\/www.instagram.com\/komang_yuni_\/\"],\"url\":\"https:\/\/minikino.org\/articles\/author\/komangyuni\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Malam Sepanjang Nafas dan Sepanjang Pengisian AD - Minikino Articles","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Malam Sepanjang Nafas dan Sepanjang Pengisian AD - Minikino Articles","og_description":"Ada keheningan keruh yang menggantung di studio Minikino hari itu. Sesuatu dalam film Malam Sepanjang Nafas (Irwan Sebleku, 2025) yang sedang diputar oleh Edo Wulia, penata suara deskripsi audio (audio description &#8211; AD) untuk Minikino Studio, membuat saya harus terpaksa memintanya menghentikan film itu selama beberapa saat. Hari itu saya mengisi deskripsi audio untuk beberapa [&hellip;]","og_url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/","og_site_name":"Minikino Articles","article_published_time":"2026-01-12T09:28:51+00:00","article_modified_time":"2026-01-27T07:30:22+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1440,"url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/AD-process-yuni-edo.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Komang Yuni","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Komang Yuni","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/"},"author":{"name":"Komang Yuni","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/b326f2c04c6d1a2f6f14c84ab6a5b850"},"headline":"Malam Sepanjang Nafas dan Sepanjang Pengisian AD","datePublished":"2026-01-12T09:28:51+00:00","dateModified":"2026-01-27T07:30:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/"},"wordCount":1046,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/AD-process-yuni-edo.webp","keywords":["Audio Description","Gender-Based Violence","Kekerasan Berbasis Gender","Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Perempuan","Violence Against Women and Girls"],"articleSection":["OPINION","SHORT FILMS"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/","name":"Malam Sepanjang Nafas dan Sepanjang Pengisian AD - Minikino Articles","isPartOf":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/AD-process-yuni-edo.webp","datePublished":"2026-01-12T09:28:51+00:00","dateModified":"2026-01-27T07:30:22+00:00","author":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/b326f2c04c6d1a2f6f14c84ab6a5b850"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#primaryimage","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/AD-process-yuni-edo.webp","contentUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2026\/01\/AD-process-yuni-edo.webp","width":1920,"height":1440,"caption":"Proses rekaman Audio Description di Minikino Studio bersama Komang Yuni (kanan) dan Edo Wulia pada 27\/12\/2025. Dok: Annabella Schnabel."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/malam-sepanjang-nafas-dan-sepanjang-pengisian-ad\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/minikino.org\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Malam Sepanjang Nafas dan Sepanjang Pengisian AD"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#website","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/","name":"Minikino Articles","description":"Your Healthy Dose Of Short Film","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/minikino.org\/articles\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/b326f2c04c6d1a2f6f14c84ab6a5b850","name":"Komang Yuni","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/minikino.org\/articles\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/04\/ni-komang-yuni-lestari_avatar-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2024\/04\/ni-komang-yuni-lestari_avatar-96x96.jpg","caption":"Komang Yuni"},"description":"Komang Yuni Lahir di Gianyar Bali, namun nyaris separuh masa hidupnya dihabiskan di Denpasar. Sudah menggandrungi film-film pendek yang bagus dari 2023, dan terus berusaha menambah dosis film pendek sejak saat itu. Sekarang tengah menempuh studi Sosiologi di Universitas Brawijaya, sambil terus menulis yang terus dilakoninya sebagaimana ia bernapas.","sameAs":["https:\/\/id.quora.com\/profile\/Komang-Yuni-2\/activity","https:\/\/www.instagram.com\/komang_yuni_\/"],"url":"https:\/\/minikino.org\/articles\/author\/komangyuni\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9905","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/76"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9905"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9905\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9950,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9905\/revisions\/9950"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9907"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9905"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9905"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9905"},{"taxonomy":"jnews-series","embeddable":true,"href":"https:\/\/minikino.org\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/jnews-series?post=9905"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}