COMMITTEE 2018

MINIKINO FILM WEEK 4 COMMITTEE

I MADE SUARBAWA


Executive Director

I Made Suarbawa

Aktifis Film Pendek. Penulis, memproduksi dan menyutradarai projek film pendek, juga terlibat sebagai tutor dalam berbagai lokakarya, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Programmer Indonesia Raja 2015 untuk wilayah Bali.

e: made@minikino.org

EDO WULIA

Festival Director

Edo Wulia

Seniman dengan bidang yang beragam, termasuk musik, tata suara, seni cetak, audio visual editing dan illustrator dengan pengalaman lebih dari 10 tahun.

e: edo@minikino.org

FRANSISKA PRIHADI

Program Director

Fransiska PrihadiArsitek, wirausaha dalam pendidikan luar sekolah & menekuni apresiasi film pendek. Anggota komite seleksi SEA Shorts, Malaysia 2017 & 2018, mewakili Minikino sebagai juri kompetisi ReelOzInd! 2017 & 2018. Saat ini sedang menyelesaikan studi S2 Kajian Pariwisata di Universitas Udayana.

e: cika@minikino.org


2018 ADVISORY BOARD

URSULA TUMIWA

Film producer.

Produser di Rumah Pohon Indonesia sejak 2009 sampai sekarang. Produser berbagai project film dokumenter feature dan pendek di Indonesia.

PAUL AGUSTA

Writer, film producer, director, actor.

Menjalani pendidikan film di Amerika sebelum kembali ke Indonesia tahun 2003. Filmfilm pendeknya telah diputar di berbagai festival film Indonesia dan Internasional.

PUTU KUSUMA WIJAYA

Writer, film director.

Lulusan film akademi Amsterdam Belanda (Amsterdam Hoogschool Voor Kunsten). Menyutradarai dan terlibat berbagai produksi televisi dan film dokumenter. Pemerhati sosial. Berwiraswasta dan tinggal di Lovina, Bali Utara.


2018 JURY BOARD

ANTON MUHAJIR

Jurnalis lepas, editor, penggiat literasi media.

Anton Muhajir

Lebih dari 15 tahun bekerja sebagai jurnalis berbasis di Bali untuk beberapa media nasional dan internasional, termasuk Forbes Indonesia, Bloomberg, The New Yorker, The Australian, WIRED, dan lainnya. Aktif di komunitas literasi media dan jaringan pembela hak-hak digital termasuk BaleBengong dan SAFEnet.

LIEW SENG TAT

Sutradara terkemuka Malaysia.

Liew Seng Tat

Film panjang debutnya Flower In The Pocket (2007) memenangkan penghargaan di berbagai festival internasional termasuk Tiger Award di Rotterdam International Film Festival. Filmnya yang kedua Lelaki Harapan Dunia (2015) dinominasikan di Locarno International Film Festival dan menang the Special Jury Prize di Festival Film Internasional Fajr. Di malaysia, film ini menyapu 5 penghargaan utama di Malaysia Film Festival Awards, termasuk Best Film and Best Director.

PUTRI AYUDYA

Aktris, produser, acting coach.

Putri Ayudya

Awalnya Putri dikenal sebagai presenter Jejak Petualang. Setelah meraih gelar Putri Indonesia Intelejensia 2011, ia tetap berlatih teater. Ditemukan oleh pencari bakat tahun 2012, ia memulai karir akting dalam film Guru Bangsa: Tjokroaminoto, bersama aktor dan aktris ternama Indonesia. Dalam dua tahun terakhir, Putri terlibat dalam proses produksi 5 buah film dan beberapa pentas teater.


2018 YOUTH JURY BOARD

2018 Youth Jury Board adalah hasil dari MFW 4 Youth Jury Camp, program pelatihan intensif selama 3 (tiga) hari bagi remaja untuk menjadi bagian dari Youth Jury Board untuk Minikino Film Week 4, Festival Film Pendek Internasional di Bali. Para anggota Youth Jury Board 2018 dilatih dan belajar tentang cara membaca dan menilai film pendek yang telah dikurasi sebelumnya, melalui panel diskusi, penulisan, dan peninjauan menyeluruh selama 3 hari di Bali.

2018 MFW Youth Jury Board menentukan pilihannya dari berbagai film pendek yang sudah dipilih secara khusus dari 2018 Official Selection dan memutuskan mana yang akan mendapatkan 2018 International Youth Jury Award. MFW 4, Festival Film Pendek Internasional Bali mempersembahkan 2018 Youth Jury Board di mana suara mereka didengar. Untuk mengekspresikan pendapat mereka tentang film pendek, untuk berpartisipasi dalam menentukan film yang paling berkesan untuk mereka, dan untuk mengalami MFW 4 Festival Film Pendek Internasional Bali dari dalam.

I PUTU PURNAMA PUTRA

Grade 8 (2 SMP), Karangasem, Bali, Indonesia

Terlibat dalam program workshop Minikino (Air untuk Wasa, 2015) dan ingin menambah wawasan tentang film. Dorongan dari Rotary Club dan dari orang tua dan guru untuk mengikuti pelatihan dan menjadi anggota MFW 4 Youth Jury 2018.

KEANE LEVIA KOENATHALLAH

Grade 11, Tangerang Selatan, Indonesia.

Saya bercita-cita jadi filmmaker suatu hari nanti. Melalui Youth Jury Camp 2018, saya belajar keterampilan baru, dengan berbagi ide, saling membantu, dan kegiatan yang memperluas wawasan saya dalam film.

NATASYA ARYA PUSPARANI

Grade 11, Jakarta, Indonesia

Saya nonton suka film; Saya menganggapnya hobi. Saya belajar bagaimana cara menilai sebuah film dengan benar melalui program ini. Youth Jury Camp 2018 adalah kesempatan yang baik untuk mempelajari hal-hal baru dan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan.

NI KETUT MANIS

Grade 8 (2 SMP), Karangasem, Bali, Indonesia.

Terlibat dalam program workshop Minikino (Air untuk Wasa, 2015) dan ingin menambah wawasan tentang film. Dorongan dari Rotary Club, dari orang tua dan guru untuk mengikuti pelatihan dan menjadi anggota MFW 4 Youth Jury 2018.

SEIKA CINTANYA SANGER

Grade 11, Tabanan, Bali, Indonesia

Saya suka film, tidak hanya untuk menikmati film tetapi untuk menelaah cerita dan ide di belakang layar, bagaimana kamera bekerja, dan semua itu. Teman-temanku selalu mengeluh ketika aku menonton film dengan mereka karena aku selalu memberikan banyak komentar.

SOPHIE LOUISA

Grade 10, Tangerang Selatan, Indonesia.

Saya menikmati berbagai bentuk literatur dan selalu ingin tahu tentang bagaimana pembuat film mengolah gambar untuk menjadi film. Youth Jury Camp 2018 memberi saya pengalaman menilai karya seni yang diberikan dalam dewan juri, daripada hanya menilai berdasarkan sudut pandang saya saja.

Top