Arsip Indonesia Raja 2015

Jaringan Kerja Pertukaran Program Film Pendek Indonesia

Mengenal Jaringan Kerja
Indonesia Raja

Indonesia Raja membangun kolaborasi jaringan kerja antar wilayah di Indonesia dalam bentuk pertukaran program film pendek, meliputi kegiatan programing dan pemutaran yang disertai diskusi bersama pembuat film dan programmer.

Label  Indonesia Raja telah melalui perjalanan panjang dalam sejarah kegiatan programing film pendek oleh Minikino. Pertama kali digunakan pada tahun 2003 sebagai judul VCD kompolasi 7 film pendek karya 7 sutradara muda Indonesia, yang menjadi gambaran pencapaian produksi film pendek Indonesia dalam rentang tahun 2000 – 2003.

Data Pemutaran Program

Tercatat total 61 kali pemutaran dengan total jumlah penonton 3593 penonton.

Berdasarkan Lokasi Pemutaran

  • Purbalingga & Purwokerto
  • Flores
  • Bali
  • Semarang
  • Yogyakarta
  • Surabaya
  • Jakarta
  • Medan
  • Malang

Program Film Indonesia Raja 2015

INDONESIA RAJA 2015 : DENPASAR

I Made Suarbawa
Programmer | Minikino

CATATAN PROGRAMER:

Produksi film pendek di Bali belakangan ini dapat dikatakan menggeliat, dikarenakan arus informasi dan teknologi yang semakin mudah dan murah. Dipicu pula oleh berbagai kegiatan perfileman yang dilakukan oleh kelompok penggiat film serta Pemerintah, berupa pelatihan, pemutaran, diskusi dan kompetisi. Kelompok-kelompok yang melakukan produksi film pendek di Bali datang dari berbagai kalangan, termasuk yang bersetatus pelajar, mahasiswa, pekerja, pegawai, dan seniman dengan rentang usia muda hingga tua yang tersebar di seluruh kabupaten di Bali. Tujuan mereka membuat film juga beragam, mulai hanya sebagai tugas sekolah atau kuliah, untuk mengikuti kompetisi tertentu, hingga yang membuat film sebagai media ekspresi dan pengungkapan kegelisahan terhadap sebuah isu atau situasi lingkungannya.

Dalam Indonesia Raja 2015 dari Denpasar – Bali, bisa dilihat sebagai cerminan, bahwa eksplorasi yang dilakukan cukup luas, baik dari teknis, genre dan tema film. Mulai film animasi yang kontemplatif, film horror yang menghibur dengan teknik bertutur dramatik yang berhasil, serta kepedulian pada isu sampah dan lingkungan, pertanian, serta pendidikan dengan cara bertutur dan pencapaian teknis yang beragam.

G-semuaumurDurasi Total 54’25”

 

film-pendek-Denpasar_01_how_the_world_teaches_happiness

“How The World Teaches Happiness To People”

(Agung Yuda / Denpasar / 2014 / 01’00”)
Animation, G

All people ever want is happiness; problems exist, but happiness and peace are absolute in life.

film-pendek-Denpasar_01_how_the_world_teaches_happiness

“Kresek”

( Putu Satriya / Buleleng / 2014 / 15’07”)
Drama, G

Balinese Language with Indonesian & English subtitle

Cerita tentang anak-anak dan sampah plastic

film-pendek-Denpasar_01_how_the_world_teaches_happiness

“Pakeling”

( Dwitra J. Ariana / Bangli / 2014 /18’05”)
Drama, G
Balinese Language with Indonesian subtitle

Seorang petani organik yang keberadaannya semakin tercekik diantara para petani-petani kimia.

film-pendek-Denpasar_01_how_the_world_teaches_happiness

“Tok Tok Tok”

( Agung Yuda / Denpasar / 2014 / 03’25” )
Horror, G
Indonesian Language with English subtitle

Batas antara dunia manusia dan dunia di luar kehidupan manusia itu hanya setipis kertas. Tidak jarang jika kita membicarakan ‘mereka’, kita telah dikunjungi langsung olehnya.

film-pendek-Denpasar_01_how_the_world_teaches_happiness

“Besok Saya Tidak Masuk Sekolah”

(Oka Sudarsana / Denpasar / 2014 / 16’38”)
Drama, G

Ginar, anak SD yang mengerjakan PR hingga larut malam dan menempuh perjalanan berat menuju sekolah, namun nasib berkata lain baginya.

Lokasi Pemutaran & Waktu:

  • MINIHALL IRAMA INDAH, Denpasar Senin/Mon 12 Oktober 2015, jam 19:30 – 20:30 WITA
  • OMAH APIK, Pejeng Selasa/Tue 13 Oktober 2015, jam 18:00 – 19:15 WITA
  • DIVINE EARTH, Seminyak Kamis/Thu 15 Oktober 2015, jam 19:00 – 20:00 WITA
  • SIKUNO, Denpasar Kamis/Thu 15 Oktober 2015, jam 18:00 – 19:15 WITA
  • RUMAH FILM SANG KARSA, Singaraja Kamis/Thu 15 Oktober 2015, jam 17:00 – 18:15WITA

INDONESIA RAJA 2015 : YOGYAKARTA

Mohammad Reza Fahriyansyah
Programer | Yuk Nonton!!!

CATATAN PROGRAMER:

Pertemanan dan persahabatan merupakan elemen yang tidak akan pernah lepas dari manusia sebagai makhluk sosial. Hasil yang timbul dari pertemanan dan persahabatan bisa saja rasa cinta, khawatir, cemburu, senang, sedih, takut dan rasa benci. Selain itu melalui rasa yang timbul dari hasil pertemanan dan persahabatan terkadang tidak sesuai dengan pengekspresian rasa yang dirasakan. Hal ini bisa terpengaruh atau tercipta karena dampak dari sosial dan lingkungan yang ada dan berubah-ubah karna percampuran budaya serta perkembangan zaman.

Film-film ini merupakan sedikit banyak gambaran tentang Yogyakarta dan orang-orang di dalamnya yang bisa saja terpengaruh karena dampak dari sosial dan lingkungan yang ada dan berubah-ubah karna percampuran budaya serta perkembangan zaman. Kemudian filmmaker menciptakan film untuk mengekspresikan cerita-cerita yang mereka dapatkan di Yogyakarta khususnya dan tempat lain pada umumnya. Melalui kelima film dalam program ini semoga bisa memberikan pengalaman yang menarik terhadap penonton.

Durasi Total 73:27


film-pendek-Denpasar_01_how_the_world_teaches_happiness

“Manuk “

(Ghalif Putra Sadewa / Yogyakarta / 2014 / 17’30”)
Drama, 12+

Sumi dan Darto adalah pasangan suami istri yang sudah menikah selama lima tahun namu belum memiliki anak. Sumi sebagai ibu rumah tangga dan Darto bekerja sebagai pegawai kelurahan yang hobi memelihara burung yang akhirnya membuat Sumi cemburu.


film-pendek-Denpasar_01_how_the_world_teaches_happiness

“Gula-Gula Usia “

(Ninndi Raras / Yogyakarta / 2014 /18’02”)
Drama, G

Seorang perempuan tua yang hidup sendirian, seorang lelaki tua pemilik kios reparasi dan peralatan usang yang menghubungkan mereka.


film-pendek-Denpasar_01_how_the_world_teaches_happiness

“Friend “

(Yandy Laurens / Yogyakarta / 2014 / 13’17”
Drama, Comedy, G

Joko dan Widodo adalah sepasang sahabat yang tinggal di desa. Joko senang sekali menembak ayam peliharaan Widodo dan Widodo membalasnya dengan membakar rumah Joko. Hubungan persahabatan yang aneh ini kemudian berubah ketika Widodo harus pindah ke kota, tinggal bersama anak dan keluarganya.[/ap_column]


film-pendek-Denpasar_01_how_the_world_teaches_happiness

“Mak Cepluk“

(Wahyu Agung Prasetyo / Yogyakarta / 2014 / 12’13”)
Drama, Comedy, G

Segerombolan anak yang bermain pletokan sehingga tersisa dua orang yang sama sama tak mau kalah.


film-pendek-Denpasar_01_how_the_world_teaches_happiness

“Vampire”

(Fitro Dizianto / Yogyakarta / 2014 /12’25”)
Horor, G

Pada suatu malam jumat Kipli dan Kecap lapar. Sudah tengah malam dan tak ada lagi warung yang buka kecuali warung pecel lele Cak Iwan yang dekat kuburan.


G-semuaumur

Lokasi Pemutaran & Waktu:

  • OMAH APIK, Pejeng Senin/Mon 12 Oktober 2015, jam 18:00 – 19:30 WITA
  • MINIHALL IRAMA INDAH, Denpasar Rabu/Wed 14 Oktober 2015, jam 17:15 – 18:30 WITA]
  • SI KUNO, Denpasar Rabu/Wed 14 Oktober 2015, jam 18:00 – 19:30 WITA
  • BENTARA BUDAYA BALI, Sukawati Kamis/Thu 15 Oktober 2015, jam 17:00 – 18:30 WITA
    DIVINE EARTH, Seminyak Kamis/Thu 15 Oktober 2015, jam 20:15 – 21:30 WITA
  • RUMAH FILM SANG KARSA, Singaraja Jumat/Fri 16 Oktober 2015, jam 17:00 – 18:30 WITA

INDONESIA RAJA 2015: SURABAYA

Fauzan Abdillah
Programmer | Independen Film Surabaya (INFIS)

CATATAN PROGRAMER:

“BEKISAR BERKOKOK”

Produksi film atau video yang menitik beratkan kepada sosial budaya yang ada di sekitar Jawa Timur dan Kudus yang di lahirkan melalu sebuah karya berupa dokumenter dan juga fiksi.

Durasi total: 52:00

film-pendek-indonesia-raja

“Kremi”

(Mahesa Desaga / Malang / 2014 / 16’55”)
Comedy, 18++
Javanese Language, Indonesian subtitle

Parjo, Supir truk yang jarang pulang, mencoba bertahan dari godaan yang ada di jalanan terutama iming-iming masalah seksual. Saat Parjo pulang kerumah dan ingin memenuhi kebutuhan seksualnya bersama istrinya. Siti. Rafi yang lugu selalu mengganggu.

film-pendek-indonesia-raja

“Di Sekitar Televisi”

(Theo Maulana / Surabaya / 2014 / 10’00”)
Drama, G
Javanese Language, Indonesian subtitle

Karena lelah usai mengerjakan pekerjaan rumah, Mia tertidur di depan televisi yang sedang menyala. Di kamar yang sama, Tamah, Ibu Mia yang tak bisa berjalan sulit menuju lelap lantaran berisiknya suara televisi.

film-pendek-indonesia-raja

“Joglo Pencu – Bertahan Melawan Zaman”

(Surya Parulian Halim / Kudus / 2014 / 16’05”)
Documentary, G
Indonesian Language

Sebuah Film dokumenter tentang Rumah Adat Kudus, Joglo Pencu, salah satu warisan budaya yang berjuang melawan perubahan zaman. Menceritakan perjalanan sejarah, nilai nilai yang terkandung di setiap ukiranya hingga upaya pelestariannya.

Juara 3 Festival Film Dokumenter Kudus 2014

film-pendek-indonesia-raja

“Tak Kunjung Berangkat”

(Wimar Herdanto / Surabaya / 2014 / 9’00”)
Drama, 18++
Indonesian Language, English subtitle

Dua orang manusia Bumi terlibat percakapan di sebuah pesawat luar angkasa selagi menunggu keberangkatan. Masing-masing saling menceritakan latar belakang dan alasan mereka hingga ingin meninggalkan Bumi

G-semuaumur
free_icon

Lokasi Pemutaran & Waktu:

  • MINIHALL IRAMA INDAH, Denpasar Sabtu/Sat 17 Oktober 2015, jam 13:00 – 14:00 WITA

INDONESIA RAJA 2015 : SEMARANG

Hesti Nurnaningsih
Programmer | Ruang Film Semarang

CATATAN PROGRAMER:
Pencapaian sebuah film dari suatu kota tidak bisa dilihat hanya dari satu genre atau satu tingkatan saja. Seperti halnya sepak bola dimana terdapat kompetisi dan pembinaan perjenjang, demikian halnya dengan film.
Dalam film yang terkumpul ini, saya memilih untuk melihat pencapaian hasil karya filmmaker Semarang menurut jenjang mereka. Disini terdapat film animasi, dokumenter maupun fiksi dari berbagai level filmmaker yaitu karya pelajar SMA, mahasiswa hingga kelas professional.
Di harapkan dengan film yang terkumpul ini, kita bisa mendapatkan gambaran sudah sampai dimanakah kualitas filmmaker yang ada di setiap jenjang yang ada di Semarang. Hingga nantinya kita bisa membenahi dan menciptakan sinergifitas antar level filmmaker untuk mau saling berbagi dan bekerjasama.

Durasi total: 69:01

film-pendek-Indonesia-Raja

“Coffee Girl”

(Bintang adi Pradana / Semarang – Perancis / 2014 / 03’53”)
Romance, 18++
Indonesian Language

Sebuah cerita tentang sesuatu yang jauh namun begitu dekat. sesuatu yang kita pahami dan belum terlukiskan. Sebuah cerita yang menyakitkan namun begitu indah tentang kehidupan, cinta, dan nafsu.

film-pendek-Indonesia-Raja

“Potehi”

(Jason Nathan / Semarang / 2014 / 13’29” )
Documentary, G
Indonesian Language, Indonesian subtitle

Di Semarang kesenian wayang potehi masih bisa ditemui, namun kini keberadaannya sudah kian terpinggirkan. Seorang dalang bernama Thio Thiong Gie masih setia menjadi dalang wayang potehi di Semarang bahkan satu-satunya yang aktif di Semarang. Kini dalam beberapa kesempatan di Semarang, Thio Thiong Gie masih melakukan pementasan wayang potehi. Kecintaannya akan wayang potehi melebihi apapun. Beberapa kali Thio Thiong Gie menjadi objek riset maupun tempat bertanya mengenai segala macam tentang wayang potehi.

award :
2nd Festival Film Surabaya 2014 dan 1st Festival Film Dieng 2014

film-pendek-Indonesia-Raja

“Medsos”

(Joshua Reynaldo / Semarang / 2014 / 20’18”)
Drama-Comedy, G
Indonesian Language

Gaulnya masa kini yang membuat anak muda turut terlarut dalam perkembangan teknologi online hingga tak sadar sebenarnya menjadi korban.

film-pendek-Indonesia-Raja

“Kamapertoire”

(Weisha / Semarang / 2014 / 16’22” )
Romance, 18++
Indonesian Language, English subtitle

Sepenggal cerita cinta tentang 2 insan manusia yang memiliki hak untuk mencari dan menemukan kebahagiaan dari cinta, Tuhan dan takdirnya.

film-pendek-Indonesia-Raja

“Adagio”

(Farizal Famuji / Semarang / 2014 / 14’59” )
Drama, G
No Dialog

Seorang anak perempuan buta pada masa penjajahan Belanda mengalami pergantian pendudukan penjajahan di negeri ini.

G-semuaumur
free_icon

Lokasi Pemutaran & Waktu:

  • MINIHALL IRAMA INDAH, Denpasar Jumat/Fri 16 Oktober 2015, jam 17:00 – 18:15 WITA

INDONESIA RAJA 2015 : PURBALINGGA

Bowo Leksono
Programmer | CLC Purbalingga

CATATAN PROGRAMER:
Dalam setahun, pelajar Purbalingga (setingkat SMP dan SMA) melahirkan sedikitnya dua karya film, fiksi dan dokumenter. Tujuan awal, untuk berkompetisi di Festival Film Purbalingga (FFP). Bagi mereka, FFP merupakan pintu untuk memasuki kompetisi yang lebih luas dan menawarkan film untuk diapresiasi sebanyak-banyaknya penonton.

Durasi total: 79:12

film-pendek-Indonesia-Raja

“Sugeng Rawuh Pak Bupati”

(Eko Junianto & Trismo Santoso / Purbalingga / 2014 / 15’00”)
Drama, G
Indonesian subtitle

Karena akan kedatangan Bupati, Pak Lurah menyuruh orang untuk menyemprot rumput yang menyebabkan kambing Sakhirin mati.

film-pendek-Indonesia-Raja

“Keluarga Pengrajin Tahu”

(Ahmad Rizal / Purbalingga / 2015 /15’00”)
Documentary, G
Indonesian subtitle

Sebuah keluarga yang hidup dari membuat tahu. DIbantu anak kedua, Imam Sutrisno yang bertugas membuat tahu dan istri, Eniyatun yang menggoreng tahu. Sementara Ahmad Nurhadi sendiri, pagi hingga siang, berjualan berkeliling kampong, baru usai berkeliling menggantikan istrinya menggoreng tahu hingga malam.

film-pendek-Indonesia-Raja

“Begal Watu”

(Dinda Gita Rosita / Purbalingga / 2015 / 15’00”)
Drama, G
Indonesian subtitle

Indra, pemuda desa pengangguran, sejak booming batu akik, mendadak sibuk sebagai pemburu batu yang rakus. Hingga ia tidak mempedulikan kelestarian alam.

film-pendek-Indonesia-Raja

“Para Penggali Pasir”

(Novian Cahyo Utomo / Purbalingga / 2015 / 15’00”)
Documentary, G
Indonesian subtitle

Miskun, salah satu kuli penambang pasir warga Desa Siaren, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, bekerja keras menghidupi keluarganya. Sementara istrinya, Mahini membuka warung di pinggir kawasan tambang untuk memenuhi kebutuhan lapar dan haus para kuli penambang pasir.

film-pendek-Indonesia-Raja

“Gugat Pegat”

(Laurelita Gita Prischa Maharani / Purbalingga / 2015 / 10’15”)
Drama, G
Indonesian subtitle

Istri bekerja, sementara suami pengangguran, menjadi sebab utama retaknya sebuah rumah tangga, di samping sebab-sebab lainnya yang semakin memperkeruh suasana. Film ini mengangkat fenomena gugat cerai yang banyak terjadi di Purbalingga.

film-pendek-Indonesia-Raja

“Coblosan”

(Putra Sanjaya / Purbalingga / 2015 / 08’57”)
Comedy, G
Indonesian subtitle

Somad dan Kadir adalah pendukung setia calon kades muda yang akan membawa perubahan. Namun, kedua petani itu terus dibayang-bayangi Pono, tim sukses calon kades incumbent dengan uang sogokan. Apapun alasannya, Somad tidak mau mengkhianati kesetiaannya pada calon kades muda. Sementara Kadir, ragu menolak amplop dengan pemikiran bila sudah di bilik suara, tak ada seorang pun tahu pilihannya.

G-semuaumur
free_icon

Lokasi Pemutaran & Waktu:

  • OMAH APIK, Pejeng Rabu/Wed 14 Oktober 2015, jam 18:00 – 19:30 WITA
  • MINIHALL IRAMA INDAH, Denpasar Kamis/Thu 15 Oktober 2015, jam 17:00 – 18:30 WITA
  • BENTARA BUDAYA BALI, Sukawati Jumat/Fri 16 Oktober 2015, jam 17:00 – 18:30 WITA

INDONESIA RAJA 2015 : JAKARTA

Siti Anisah
Programmer | Sinema Kopi Hitam

CATATAN PROGRAMER:

“SEDERHANA YANG LUAR BIASA”
Filmmaker bisa disebut sebagai pencerita, ia menceritakan kembali apa yang dilihat, apa yang didengar, apa yang dirasakan bahkan apa yang dia khayalkan melalui media audio visual. Saat membuat film pendek tidak berarti dalam masa produksinya akan menjadi lebih mudah karena durasinya yang terbatas. Tahap pengembangan cerita sering kali diluar kepala sehingga tema cerita yang diceritakan pun serasa jauh dari penonton. Dari keempat film yang dipilih ini adalah film yang berangkat dari realita yang diceritakan kembali oleh filmmaker dengan cara yang sederhana namun sebenarnya luar biasa. Mengambil kisah keluarga sebagai latar belakang cerita, Lemantun diceritakan dengan alur dan dialognya yang terlihat natural. Begitu juga dengan Masa sih? Membicarakan hal-hal yang katanya seharusnya tidak dibicarakan namun dapat dibicarakan tanpa ada unsur vulgar dan dialog yang fun. Sedangkan Tiny Jakarta menceritakan hiruk pikuk keseharian Jakarta. Dan Iblis Jalanan yang menceritakan kembali lirik Iblis Jalanan dengan cara yang lebih popular dan asik.

Durasi Total: 52:20

film-pendek-Indonesia-Raja

“Tiny Jakarta”

(Albertus Wida| Liga Mahasiswa ITB / Jakarta / 2014 / 3’16”)
Experimental, G
No Dialogue

Jakarta yang luas jadi sempit, Jakarta yang lambat jadi cepat, dan Jakarta yang besar jadi kecil.

film-pendek-Indonesia-Raja

“Iblis Jalanan”

(Salman Farizi | Gundala Pictures / Jakarta / 2014 / 10’34”)
Documentary, G
Indonesian Language, English subtitle

Sebuah documenter pendek bercerita tentang 2 pengendara tong setan dengan kehidupannya di pasar malam.

Award:
film pendek terbaik Europe on Screen 2015;
special mention film pendek documenter pilihan official jury XXI Short Film Festival 2015

film-pendek-Indonesia-Raja

“Masa Sih?”

(Chairun nissa | Cangkir kopi / Jakarta / 2014 / 18’15”)
Drama, Comedy, G
Indonesian Language

Suasana kelas SMA yang riuh karena terjebak stereotype remaja, sampai seorang guru datang dan satu kelas ini terlibat obrolah dari jatuh cinta sampai seputar seks yang menjadi tabu di murid-muridnya sendiri.

film-pendek-Indonesia-Raja

“Lemantun”

(Wregas Bhanuteja | FFTV IKJ / Jakarta / 2014 / 20’15”)
Drama, G
Javanese Language, Indonesian & English subtitle

Dalam pertemuan keluarga kali ini, seorang ibu ingin membagikan sbeuah warisan kepada lima orang anaknya berupa lemari. Lemari yang seharusnya menjadi anugrah ini, justru menjadi sebuah beban bagi anak ketiganya.

Award:
Film pendek pilihan penonton XXI Short Film Festival 2015;
Film pendek fiksi terbaik pilihan juri IMPAS XXI Short Film Festival 2015;
Film pendek fiksi terbaik pilihan official jury XXI Short Film Festival 2015;

PG13-REMAJA-1
free_icon

Lokasi Pemutaran & Waktu:

  • OMAH APIK, Pejeng Kamis/Thu 15 Oktober 2015, jam 18:15 – 19:15 WITA
  • DIVINE EARTH, Seminyak Jumat/Fri 16 Oktober 2015, jam 16:00 – 17:30 WITA
  • MINIHALL IRAMA INDAH, Denpasar Sabtu/Sat 17 Oktober 2015, jam 14:10 – 15:10 WITA
  • SIKUNO, Denpasar Sabtu/Sat 17 Oktober 2015, jam 18:00 – 19:15 WITA
  • RUMAH FILM SANG KARSA, Singaraja Sabtu/Sat 17 Oktober 2015, jam 17:00 – 18:15 WITA

INDONESIA RAJA 2015 : MEDAN

Muhammad Abrar
Programmer | RuFI

CATATAN PROGRAMER:

“PRODUKSI FILM PENDEK DI MEDAN KAYA WARNA”
Sejak tahun 2012 hingga sekarang pertumbuhan komunitas film di Medan semakin dinamis dilihat dari ada saja bermunculan komunitas film dengan karya-karyanya semakin menjadikan perfilman di Medan penuh dengan berbagai macam tema.
Bersama beberapa pembuat film lokal serta pemerhati film, kita akan banyak berbincang bagaimana menjadikan momentum ini sebagai titik balik membangkitkan kembali gairah perfilman di Medan yang lesu melalui generasi ini.

Durasi total: 42:29

film-pendek-indonesia-raja-medan

“Boru Lintang”

Muhammad Abrar / Medan / 2015 / 10’04”
Drama, G
Indonesian language

Iken pemuda kampung Pakantan yang menaruh hati kepada Halisa namun terhalang oleh ayahnya.

film-pendek-indonesia-raja-medan

“Harga Waktu Ayah”

Robby Syahputra / Medan / 2014 / 09’49”
Drama, G
Indonesian language

Seorang anak yang ingin melewati detik-detik terakhir dalam hidupnya bersama ayah.

film-pendek-indonesia-raja-medan

“GARIS BATAS PILIHAN KAMI”

Dedek Satria Angga / Medan / 2014 / 19’58”

Drama, G
Indonesian language

Kisah 3 sahabat yang ingin mencoba peruntungan nasib di kota besar.

film-pendek-indonesia-raja-medan

“Lega”

Djenni / Medan / 2013 / 02’38”

Comedy, G
No Dialog

G-semuaumur
free_icon

Lokasi Pemutaran & Waktu:

MINIHALL IRAMA INDAH, Denpasar Selasa/Tue 13 Oktober 2015, jam 19:30 – 20:30 WITA

film-pendek-indonesia-raja

Maret 2015
Batas akhir penerimaan form permohonan dan kelengkapan untuk menjadi Programmer INDONESIA RAJA 2015

April 2015
Seleksi Programmer Indonesia Raja 2015 oleh MINIKINO.
– Wawancara.
– Penandatanganan Nota Kerjasama.

April 2015
Pengumuman Resmi Programmer Indonesia Raja 2015 & Panggilan Film Pendek untuk Seleksi.

April 2015
Batas akhir pengumpulan Film Pendek (Durasi Maksimal Film 25 Menit) dari Filmmaker kepada Programmer.

Mei 2015
Batas Akhir pengiriman program Film Pendek (dan materi) ke Sekretariat MINIKINO.

Juni – Desember 2015
Masa Pemutaran & Diskusi program INDONESIA RAJA 2015 di berbagai tempat di Indonesia.

Programer IR2015

Fauzan Abdillah

Surabaya | Independent Film Surabaya

Profile & Kontak

Surabaya | Independent Film Surabaya

Dosen DLB S1 Komunikasi Universitas Airlangga yang menyelesaikan studinya di Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya. Belajar film secara otodidak dari kecil menghasilkan berbagai film pendek, dokumenter dan film feature. Beliau telah menjadi ketua Independen Film Surabaya (infis) yang bergerak di Ekshibisi, Distribusi, dan Edukasi film, semenjak tahun 2009 dan menggarap berbagai pemutaran reguler, festival, talk show, film workshop, dan menjadi partner berbagai film roadshow.

08563091130 | fauzanabdillah@yahoo.com

Siti Anisah

Jakarta | Sinema Kopi Hitam

Profile & Kontak

Siti Anisah (Anis, b. 1988) Besar di desa Karangjati-Kalierang, Bumiayu yang tidak mempunyai Bioskop. Lulusan dari Institut Kesenian Jakarta tahun 2012 (Mayor: Penulisan) sempat menulis beberapa film pendek dan lebih sering berpartisipasi dalam kegiatan pemutaran film seperti di Kineforum Dewan Kesenian Jakarta, Decompression #10 Ruangrupa, Chopshots Documentary Film Festival 2012, XXI Short Fim Festival 2013-2015 dan Anggota komunitas pemutaran Sinema Kopi Hitam.

083873823739 | sitianisah0929@gmail.com

Bowo Leksono

Purbalingga | Cinema Lovers Community

Profile & Kontak

Bowo Leksono membentuk komunitas bersama bernama Cinema Lovers Community (CLC). Komunitas ini semacam lembaga payung yang memfasilitasi kegiatan perfilman berbasis komunitas di Purbalingga dengan menyelenggarakan workshop film, produksi film, pemutaran film, database film, distribusi film, dan festival film.
Sejak 2007, CLC menggelar Parade Film Purbalingga (PFP) yang pada akhirnya menjadi even tahunan bernama Festival Film Purbalingga (FFP) hingga kini.

08128062020 | clc_purbalingga@yahoo.com

Muhammad Abrar

Medan | Komunitas RuFi

Profile & Kontak

Muhammad Abrar (1986) mendirikan komunitas Rumah Film Independent (RuFI) sebagai Founder sekaligus Program Manager sampai dengan sekarang. Selama 4 tahun bersama RuFI telah menelurkan beberapa karya dengan 3 film fiksi panjang dan 5 film fiksi pendek yang di Sutradarainya sekaligus sebagai penulis cerita.

081370336559 | rufi.community@gmail.com

Hesti Nurnaningsih

Semarang | Ruang Film Semarang

Profile & Kontak

Hesti Nurnaningsih (Hesti. b.1994). Filmmaker dan pendiri dari Komunitas Ruang Film Semarang dan aktif mengadakan event pemutaran dan diskusi film serta workshop sejak tahun 2014.

089692653147 | ruangfilmsmg@gmail.com

Reza Fahriyansyah

Yogyakarta | Yuk Nonton

Profile & Kontak

Nama lengkap Mohammad Reza Fahriyansyah, biasa dipanggil Reza. Lahir di Jakarta, 14 Juli 1993. Berkuliah di jurusan Film & Televisi Institut Seni Indonesia. Gemar mencari tumpangan tempat tinggal di berbagai kota di Indonesia, dengan cara berteman dengan komunitas film yang ada di Indonesia.

08567971798 | rezamamat@gmail.com

I Made Suarbawa

Denpasar | Minikino

Profile & Kontak

Belajar Video dan Film dari beberapa pelatihan dan menjadikan video making sebagai pekerjaan. Birus terlibat dalam pengembangan kecintaan terhadap film pendek di Bali melalui pelatihan serta pemutaran film dan diskusi bersama minikino.org sejak 2003.

081339576067 | made@minikino.org

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist