Home / Indonesia Raja 2016 / Indonesia Raja 2016: PURBALINGGA

Indonesia Raja 2016: PURBALINGGA

Programmer Release
Bowo Leksono
Programer | Purbalingga

DARI PELAJAR UNTUK SEMUA

Beragam tema dipersembahkan pelajar dalam dokumenter dan fiksi. Kompilasi ini sebagian dari hasil workshop panjang selama kurun waktu setahun di bawah pendampingan CLC Purbalingga. Diproduksi untuk berkompetisi di Festival Film Purbalingga (FFP). Bagi pelajar, kompetisi sebenarnya ketika mereka berhasil meracik praproduksi hingga mampu menyajikannya ke penonton.

# Point/Topik Diskusi
1. Bagaimana pelajar Purbalingga dan sekitarnya mengangkat isu dalam cerita-cerita filmnya?
2. Bagaimana karakter, baik dokumenter maupun fiksi, film-film pelajar Purbalingga dan sekitarnya?
3. Seperti apa pencapaian karya-karya pelajar Purbalingga dan sekitarnya?

Rating Usia: 13+
Durasi Total: 51:20


reting-usia-13+

Screening:

Synopsis:

film-pendek-indonesia-raja-2016-purbalingga

WAKTU MAKAN

Erika Filiyani & Ikhwanto | Banjarnegara | 2016 | 03:32

Setiap sore, Sahid memotong puluhan ayam untuk pakan hewan carnivora. Kebiasaan itu, telah dilakukannya lebih dari 15 tahun di Taman Rekreasi Marga Satwa Serulingmas Banjarnegara.

Tentang Erika Filiyani Siswi yang saat ini duduk di kelas XI Tekhnik Produksi dan Penyiaran Program Pertelevisian (TPPPP) di SMK Darunnajah Banjarnegara. Lahir di Banjarnegara pada 31 Mei 1999. Ia mulai memperdalam dunia film ketika melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerin) di CLC Purbalingga. “Waktu Makan” adalah film dokumenter pertama yang disutradarainya bersama teman seangkatan Ikhwanto.

Tentang Ikhwanto Lahir di bawah bukit Ardilawet Kecamatan Rembang Purbalingga. Kini dia bersekolah di SMK Darunnajah Banjarnegara dan duduk di kelas XI jurusan Tekhnik Produksi dan Penyiaran Program Pertelevisian (TPPPP). Dokumenter “Waktu Makan” menjadi penanda debut perdananya sebagai sutradara bersama teman seangkatan Erika Filiyani.

film-pendek-indonesia-raja-2016-purbalingga

PENGANTEN SUNAT

Indri Yani | Purbalingga | 2016 | 04:31

Bagi orang desa, batasan lelaki disebut dewasa bila sudah disunat. Namun, itu tak berlaku bagi Birin. Meski sudah sunat, Birin tetap dianggap anak-anak oleh Siti.

Tentang Indri Yani Gadis berjilbab dengan tahi lalat di dagu ini masih duduk di kelas XI jurusan Administrasi Perkantoran di SMK Muhammadiyah Bobotsari Purbalingga. Sebelum terjun di film, ia sempat belajar teater selama setahun di sekolahnya. “Penganten Sunat” adalah film fiksi perdana yang disutradarainya.

film-pendek-indonesia-raja-2016-purbalingga

GALIAN C

Wely Alfian | Purbalingga | 2016 | 13:35

Tambang Galian C selalu menjadi polemik yang tak kunjung usai, tak terkecuali yang terjadi di wilayah Kabupaten Purbalingga. Aturan perizinan penambangan yang tidak jelas penerapannya berakibat kerusakan lingkungan.

Tentang Wely Alfian Lahir di Purbalingga, 17 April 1999. Bersekolah di SMA Kutasari Purbalingga dan aktif di ekstrakurikuler sinematografi Papringan Pictures sejak 2014. Bersama anggota ekskul, ia membuat film pendek dan dokumenter dengan menjadi editor dan sutradara.

film-pendek-indonesia-raja-2016-purbalingga

SIMALAKAMA

Cindy Jovita | Purwokerto | 2016 | 06:54

Ketika kejujuran dimanfaatkan orang lain untuk bertindak tidak jujur. Dan ternyata kita dikelilingi orang yang tidak jujur.

Tentang Cindy Jovita Mengenal dunia film melalui ekstrakulikuler sinematografi di sekolahnya, SMA Bruderan Purwokerto. Lahir di Purwokerto, 12 Maret 2000 ini akhirnya membentuk komunitas film disekolahnya bernama Deust Caritas Cinema. Simalakama adalah film pertama yang ia sutradarai, bercerita tentang kejujuran siswa yang akhir-akhir ini dilupakan.

film-pendek-indonesia-raja-2016-purbalingga

KAMI HANYA MENJALANKAN PERINTAH, JENDERAL!

Ilman Nafai | Purbalingga | 2016 | 12:48

Tiga eks-Cakrabirawa asal Purbalingga berkisah bagaimana kejadian dimalam tragedi itu dan hari-hari setelahnya. Luka yang terus dipendam tak terobati hingga hari ini.

Tentang Ilman Nafai Dilahirkan di Purbalingga, 24 Agustus 1999. Kini ia duduk di bangku kelas X SMA Rembang Purbalingga. “Kami Hanya Menjalankan Perintah, Jenderal!” adalah film dokumenter pertama yang disutradarainya.

film-pendek-indonesia-raja-2016-purbalingga

IZINKAN SAYA MENIKAHINYA

Raeza Raenaldy Sutrimo | Purbalingga | 2016 | 10:00

Kebahagiaan Suryati terenggut lantaran sepucuk surat penolakan izin menikah dari atasan Suryono, calon suaminya, dengan alasan KTP kakek Suryati berlabel ET. Sebagai tentara, Suryono wajib patuh pada pimpinan.

Tentang Raeza Raenaldy Sutrimo Lahir di Purbalingga, 15 Maret 1999. Mengenal dunia film ketika bergabung dengan Ekskul Sinematografi Pak Dirman Film di sekolahnya yaitu SMA Rembang Purbalingga. “Izinkan Aku Menikahinya” adalah film kedua yang disutradarai remaja yang mempunyai hobi sepakbola ini setelah film “Kampung Buruh Migran”.

Top