Home / Indonesia Raja 2016 / Indonesia Raja 2016: SEMARANG

Indonesia Raja 2016: SEMARANG

Programmer Release
Desmira Margi Utami
Programer | Semarang

THE MARBLES

Dalam membuat suatu karya film, seorang filmmaker memiliki idealis dalam menentukan ide cerita yang akan diangkat menjadi sebuah karya film. Kebanyakan dari mereka mengangkat tema sosial, cinta, dan anak-anak yang mudah diterima oleh masyarakat.

Kehidupan disekitar kita pun bisa diangkat menjadi sebuah film. Tinggal dibumbui oleh konflik yang menarik, sinematografi yang ciamik dan editing yang apik.

Keempat film yang terpilih ini mengangkat cerita mengenai kehidupan seorang anak, kehidupan seorang remaja, dan kehidupan seorang janda. Terdiri dari tiga film fiksi dan satu film dokumenter. Keempat film ini menyuguhkan konflik yang berbeda-beda. Bercerita tentang masa lalu dan impian-impian yang sederhana.

#Point/Topik Diskusi
1. Apresiasi penonton tentang 4 film yang dilihat.
2. Dari ke-4 film pendek tersebut, mana yang lebih berkesan dan kenapa?
3. Tanggapan penonton tentang film fiksi dan dokumenter.
4. Tema seperti apa yang ingin diangkat jika mereka membuat film pendek?

Rating Usia: 17+
Durasi total : 01:05:55


reting-usia-17+

Screening:

  • Minikino Film Week 2016 | Sel/Tue 11 Okt, 18:30, OMAH APIK

Synopsis:

film-pendek-indonesia-raja-2016-semarang

SUPIT

Haris Yuliyanto | 2016 | 12:43

Maman seorang anak kecil yang sangat ingin di khitan karena diejek teman-temannya selain itu ia juga menginginkan sebuah barang seperti milik temannya. Sifat iri Maman membuat Maman memminta secara paksa ke ibunya agar di khitan.

Award : Film Terfavorit Festival Film Polines 2016

film-pendek-indonesia-raja-2016-semarang

ABORC

Fajar Tri Hatmoko | 2016 | 20:43

Seorang anak perempuan penulis buku yang menceritakan masa kelam ibu angkatnya semasa masih muda

statement sutradara/filmmaker : Mengingatkan pada generasi muda untuk tidak masuk ke dalam pergaulan bebas

film-pendek-indonesia-raja-2016-semarang

INDONESIA DI HENINGKU

Rheza Kurnia Nugraha | 2015 | 14:57

Menceritakan tentang makna memperingati 17 Agustus 1945 sebagai hari Kemerdekan Indonesia

short bio filmmaker : Rheza Kurnia Nugraha (20) mahasiswa UDINUS jurusan Broadcasting asal dari Kota Semarang, Anggota dari Lunatic Work dan sekaligus sutradara di film “Indonesia di Heningku”.

film-pendek-indonesia-raja-2016-semarang

BIBI SITI SWITI

Cynthia Natalia | 2015 | 17:32

Bibi Siti adalah seorang pembantu rumah tangga yang juga seorang janda. Sudah lebih dari satu kali ia menikah. Pil pahit yang telah ditelannya dari pernikahan-pernikahan terdahulu tak mempan untuk membuatnya jera. Alih-alih menyerah, ia malah kembali ingin menikah.

Award :

  • Best Short Documentary – Kategori Umum, UMN Cinema Festival 6, 2015
  • Finalis Kompetisi Dokumenter Pendek – Festival Film Dokumenter Jogja 2015
  • Best Documentary Pilihan Juri Utama – XXI Short Film Festival 2016
Top